Berita Bireuen
Mahasiswa Umuslim KKM di Desa Masing-masing
Para mahasiswa akan melaksanakan KKM di desa masing-masing sebagai bentuk pengabdian mahasiswa itu sendiri.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Universitas Almuslim Peusangan, Bireuen mengubah kebijakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), biasanya mahasiswa yang akan KKM akan ditempatkan di berbagai desa baik di Bireuen maupun luar Bireuen Pelaksanaan KKM angkatan ke XX tahun 2021 yang akan segera dilaksanakan lokasi KKM adalah di desa masing masing tempat asal mahasiswa itu sendiri.
Informasi keluarnya kebijakan baru disampaikan Wakil Ketua Pelaksana Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Umuslim angkatan XX Tahun Akademik 2020/2021, Drs.Syarkawi, M Ed saat pelaksanaan pembekalan yang dilakukan secara daring (online), Senin-Selasa (05-06/07/2021).
Para mahasiswa yang akan KKM lokasinya di desa masing masing sebagai bentuk pengabdian mahasiswa itu sendiri.
Menurutnya, perubahan lokasi KKM dan meminta mahasiswa KKM di desa asal mereka berhubung kondisi daerah yang masih dilanda pandemi Covid-19, maka sistem pelaksanaan KKM angkatan XX, dilaksanakan di desa tempat tinggal masing-masing peserta dan dilaksanakan secara daring.
Pelaksanaan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 12 Juli - 10 Agustus 2021. Sistem pengelompokan peserta antara 18-19 orang dari berbagai program studi, satu kelompok akan dibimbing oleh seorang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), papar Drs Syarkawi MEd.
Pembekalan KKM angkatan XX secara daring, dibuka Wakil Rektor bidang Akademik Umuslim Dr Halus Satriawan Msi menyampaikan, KKM merupakan salah satu dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Baca juga: 14 Kecamatan di Bireuen Sudah Ada Pemegang Mandat Membentuk PC IPHI Definitif
Baca juga: Fakta-fakta Kapolsek Mijen Semarang Digerebek Istri Selingkuh dengan Janda, Begini Nasibnya Sekarang
Baca juga: Setelah Divaksin Covid-19 Muncul Reaksi Efek Samping pada Tubuh? Ini yang Bisa Dilakukan
Karena kondisi daerah masih pandemi Covid-19, maka pelaksanaan pengabdian dilaksanakan secara daring, harapan walaupun secara daring, tetapi tidak menghalangi pengabdian kepada masyarakat, harap Halus Satriawan.
"KKM di desa masing masing merupakan satu tantangan bagi adik-adik mahasiswa, untuk melakukan pengabdian dan memberdayakan masyarakat, dengan mentransfer ilmunya kepada masyarakat," ujarnya.
Selain itu juga, menurut Halus Satriawan, dengan program KKM mahasiswa bisa menyerap dan mengambil berbagai masukan, pengalaman dari masyarakat, sehingga bisa membantu adik-adik dalam menyelesaikan studinya.
Baca juga: Pria Beristri Rudapaksa 5 Anak, Modusnya Pura-pura Tanya Alamat, Anak Polisi Nyaris Jadi Korban
Baca juga: Mengenal Baby Blues sampai Depresi Pasca Melahirkan, Sindrom Ibu Sayat Bayi di Subulussalam
Sifat dari KKM adalah dua arah, mahasiswa sudah bisa memberikan sedikit ilmu yang sudah didapat di bangku kuliah, begitu juga masyarakat dapat memberikan berbagai pengalaman lapangan kepada mahasiswa, ujar Halus Satriawan alumni magister dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
Kabag Humas Umuslim Peusangan Bireuen, Zulkifli M Kom kepada Serambinews.com, Jumat (09/07/2021) menambahkan, menurut laporan jumlah mahasiswa Univesitas Almuslim yang mendaftar sebagai peserta KKM Angkatan XX Tahun Akademik 2020/2021 yang memenuhi persyaratan akademis dan administratif adalah sejumlah 55 orang (24 laki-laki dan 31 perempuan).
Mereka berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak dua orang, Fakultas Teknik (19), Fisip (33), Fikom (1).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bapel-kkm-umuslim.jpg)