Internasional
Perwira Polisi Inggris Mengaku Menculik dan Membunuh Seorang Wanita
Seorang perwira polisi Inggris, Jumat (9/7/2021) mengaku bersalah atas pembunuhan seorang wanita.
SERAMBINEWS.COM, LONDON - Seorang perwira polisi Inggris, Jumat (9/7/2021) mengaku bersalah atas pembunuhan seorang wanita.
Hilangnya wanita itu sempat memicu kemarahan dan perdebatan nasional tentang keselamatan perempuan.
Wayne Couzens (48) yang bertugas di unit perlindungan diplomatik elit Kepolisian Metropolitan mengaku menculik Sarah Everard.
Pada Jumat (9/7/2021), dia juga mengaku bersalah atas pembunuhan, melalui tautan video di pengadilan Old Bailey London.
Everard, seorang eksekutif pemasaran berusia 33 tahun, hilang saat berjalan pulang di London selatan pada 3 Maret 2021 malam.
Hilangnya dia menyebabkan kewaspadaan dan protes dan mendorong pemerintah untuk menjanjikan peningkatan patroli polisi di malam hari, serta dana untuk membuat jalanan lebih aman bagi wanita.
Baca juga: Gadis AS Berusia 14 Tahun Divonis Tujuh Penjara, Bunuh Sopir Uber Eats Asal Pakistan
Couzens mengenakan celana khaki dan kaus biru saat dia muncul dari jarak jauh dari penjara dengan keamanan tinggi di London, menundukkan kepalanya saat dia mengakui pembunuhan itu.
Dia mengaku bersalah bulan lalu atas tuduhan penculikan Everard secara tidak sah dan dengan paksa atau penipuan pada 3 Maret 2021.
Dia juga dituduh melakkan pemerkosaan dari 2 sampai 10 Maret 2021.
Keluarga Everard duduk di pengadilan saat Couzens memasukkan pembelaannya yang terakhir.
Everard telah mengunjungi teman-teman di daerah Clapham dan kembali ke rumahnya di Brixton terdekat ketika dia menghilang.
Jasadnya ditemukan seminggu kemudian di hutan sekitar 80 kilometer jauhnya di Kent, Inggris tenggara.
Baca juga: Joe Biden Sebut Pembunuhan Presiden Haiti Sangat Mengerikan
Polisi Metropolitan mengatakan pemeriksaan post-mortem memberikan penyebab kematian sebagai "kompresi leher."
Couzens akan divonis pada akhir September 2021.
Jaksa spesialis Crown Prosecution Service Carolyn Oakley mengatakan Couzens berbohong kepada polisi ketika dia ditangkap dan sampai saat ini, dia menolak berkomentar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wanita-korban-pembunuhan-polisi-inggris.jpg)