Bayi Meninggal Dibunuh
Polres Subulussalam Ringkus Pelaku Pembunuh Bayi
Sebelumnya pelaku berdalih korban digorok oleh seseorang yang menggunakan baju hitam dan lari ke arah belakang rumah.
Penulis: Khalidin | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Khalidin | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Kepolisian resor Subulussalam mengungkap kasus Pembunuhan Bayi berusia enam bulan di Desa Sibungke, Kecamatan Rundeng, Kamis (8/7/2021).
Satreskrim Polres Subulussalam bersama Polsek Rundeng berhasil meringkus pelaku pembunuhan sadis terhadap bayi bernama Saira, dalam waktu dua jam.
Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono SIK melalu Kasat Reskrim, Ipda Deno Wahyudi, Se, M.si dalam keterangan persnya kepada Serambinews.com, mengatakan pelaku adalah Sarwati binti Jinun Kombih (19) sebelumnya tertulis Sarwati.
Pelaku merupakan ibu kandung korban. Dia ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor: LP.B/52/VII/2021/SPKT, tanggal 08 Juli 2021.
Dia secara resmi ditahan pukul 14.00 WIB. Sementara pelapor bernama Sami'in bin Jum'at (28) warga Desa Pasar Rundeng Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam. Pelapor merupakan suami tersangka.
Selain tersangka, polisi mengamankan satu buah pisau karter (cutter) dengan gagang plastik warna biru, satu kasur palembang berwarna biru tua dengan bercak darah yang masih kental, satu buah bantal berwarna merah dan satu buah karpet berwarna biru.
Dijelaskan, berdasarkan laporan polisi yang diterima serta hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan bercak darah di lantai kamar mandi dalam rumah tersebut.
Sebelumnya pelaku berdalih korban digorok oleh seseorang yang menggunakan baju hitam dan lari ke arah belakang rumah.
Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Bayi Usia 5 Bulan di Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam Meninggal Dibunuh
Baca juga: FAKTA Ibu Muda Bunuh Bayi di Subulussalam, Korban Digorok dengan Pisau Cutter, Pelaku Marah Ke Suami
Pelaku mengaku saat kejadian dia sedang berada di kamar mandi. Namun polisi mendalami karena keterangan pelaku dengan jejak darah yang ditemukan di TKP bertolak belakang.
Polisi menemukan sisa tetesan darah pada kamar mandi dan tidak ditemukan di arah pintu belakang jika memang pelaku adalah orang lain dan telah melarikan diri.
Karenanya, polisi melakukan interogasi lisan terhadap ibu kandung korban yang terakhir bersama almarhumah.
Dari introgasi itu timbullah pengakuan bahwa ibu kandung korban lah yang menjadi pelaku pembunuhan sadis tersebut.
Pelaku pun menyatakan jika dia membunuh anak kandungnya tersebut dengan cara memotong leher korban hingga nyaris putus.
Selanjutnya polisi melakukan pencarian terhadap barang bukti yang digunakan oleh pelaku dan berhasil ditemukan satu buah pisau cutter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ini-ibu-muda-pembunuh-bayinya.jpg)