Breaking News:

Kominfo Buat Aturan Baru Soal Kartu SIM: Tak Ada Lagi yang Jual Kartu SIM dalam Keadaan Aktif

Kominfo menyatakan siap membuat aturan baru untuk mengatur penjualan kartu SIM yang digunakan untuk perangkat ponsel.

Editor: Amirullah
Kompas.com
Ilustrasi kartu SIM 

SERAMBINEWS.COM - Aturan baru untuk penjual kartu SIM.

Saat ini Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) menyatakan siap membuat aturan baru untuk mengatur penjualan kartu SIM yang digunakan untuk perangkat ponsel.

Dalam acara webinar yang dilakukan pada hari Kamis (8/7) lalu, disebutkan bahwa rencana tersebut guna bisa mengurangi dan mencegah adanya tindakan ilegal yang dilakukan oleh orang tak bertanggungjawab.

Sebab saat ini dinilai banyak oknum yang melakukan tindak penipuan dengan memanfaatkan aturan yang membebaskan setiap orang untuk memiliki kartu SIM lebih dari satu.

Baca juga: Nia Ramadhani Nangis Mohon Tak Dipenjara, Minta Direhabilitasi Bareng Ardi Bakrie, Disebut Korban

Baca juga: Penyanyi Ini Dulu Terkenal dan Kaya Raya, Sekarang Jadi Tukang Angkut Sampah untuk Bertahan Hidup

Direktur Jenderal Penyelenggaran Pos da Informatika Kominfo, Ahmad M. Ramli pun menegaskan agar operator layanan telekomunikasi seluler dan penjual kartu SIM dapat mematuhi Peraturan Kominfo Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi.

"Saya selalu menekankan bahwa sesuai dengan PM 5/2021 agar betul-betul, baik operator maupun seluruh jajarannya sampai ke tingkat penjual kartu prabayar mematuhi ini dengan melaksanakan registrasi secara benar," ucapnya.

Ia juga menambahkan, "Kemudian tidak ada lagi cerita menjual kartu SIM dalam keadaan aktif."

Dari data yang disebutkan Dirjen Ramli, tercatat ada sekitar 345,3 juta pengguna kartu SIM yang aktif secara nasional.

Angka tersebut jelas tidak wajar karena jauh melebihi jumlah penduduk Indonesia yang sejauh ini memiliki jumlah 200an juta penduduk.

Lebih lanjut, Kominfo pun kembali menyoroti maraknya aksi penipuan yang terjadi dengan menggunakan banyak nomor telepon yang mungkin saja hanya dilakukan oleh satu orang.

Baca juga: 5 Daftar Bantuan yang Bakal Cair Bulan Juli 2021: PKH, BST, Kartu Sembako, BLT hingga Kartu Prakerja

"Seringkali terjadi dimanfaatkan juga untuk penipuan, kejahatan dan lain-lain. Oleh karena itu (melalui PM Kominfo 5/2021), di sinilah esensi pentingnya registrasi pra bayar secara konsisten," terang Ramli.

Dengan begitu, diharapkan bahwa ke depannya kebijakan ini akan berdampak pada kesehatan, ekonomi digital, perbankan, dan lainnya.

Dukungan terhadap langkah Kominfo ini pun dinyatakan oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh.

Ia mengajak ekosistem di industri telekomunikasi untuk menggencarkan penolakan pada tindakan penjualan kartu SIM yang sudah aktif.

"Mari kita bersama-sama menggelorakan penjualan kartu prabayar yang betul-betul nol, belum ada datanya," ungkap Zudan.

Menurutnya aturan yang ada ini juga akan mendorong peran masyarakat untuk bisa memanfaatkan data secara lebih bertanggung jawab.

(*)

Artikel ini telah tayang di Nextren.com dengan judul Aturan Baru Kominfo: Penjualan Kartu SIM, Dilarang Jual Kartu Aktif!

BACA BERITA LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved