Penentuan Raja Eropa, Dini Hari Nanti Italia Jumpa Inggris di Final Euro 2020
ITALIA dan Inggris akan berebut status sebagai raja Eropa dalam pertandingan final Euro 2020 di Stadion Wembley, London
ITALIA dan Inggris akan berebut status sebagai raja Eropa dalam pertandingan final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, pada Senin (12/7/2021) dini hari WIB nanti. Sedikitnya ada lima duel yang akan menjadi kunci untuk tampil sebagai pemenang dalam laga ini. Final Euro 2020 antara Italia dan Inggris diperkirakan menjadi pertandingan yang ketat.
Dikutip dari AFP, ada lima pertempuran atau duel kunci di lapangan yang dapat mengayunkan permainan menjadi tim yang unggul. Yang pertama adalah duel antara Harry Kane vs Giorgio Chiellini.
Baik Kane maupun Chiellini tidak menikmati perjalanan yang mulus sepanjang turnamen ini, tapi keduanya akan sangat penting untuk memenuhi harapan bagi tim mereka untuk memenangkan trofi.
Kapten Inggris Kane adalah pencetak gol terbanyak di babak kualifikasi, tapi secara mengejutkan dia gagal mencetak gol di babak penyisihan grup.
Namun, striker Tottenham yang memenangkan Sepatu Emas di Piala Dunia 2018 itu, bangkit kembali dengan mencetak empat gol dalam tiga pertandingan sistem gugur. Ketajamannya mencetak gol itu berhasil membawa The Three Lions lolos ke final turnamen besar pertama mereka selama 55 tahun terakhir.
Sementara itu, bek tengah veteran Italia, Chiellini, pada laga pertama juga lambat panas. Terutama di pertandingan kedua Grup A antara Italia melawan Swiss sampai kemenangan perempat final atas Belgia. Namun kapten Azzurri, bersama bek Juventus, Leonardo Bonucci, sudah memainkan peran besar dalam membantu Italia menahan serangan gencar penyerang-penyerang berbahaya dari Belgia pada perempat final dan striker-striker Spanyol pada laga semifinal.
Duel berikutnya yang menentukan adalah Raheem Sterling vs Giovanni Di Lorenzo. Pemain sayap Manchester City, Sterling telah menjadi kekuatan pendorong di belakang kemajuan yang diraih Inggris. Dia mencetak gol kemenangan Inggris atas Kroasia dan Republik Ceko di penyisihan grup sebelum mencetak gol pembuka saat kemenangan 2-0 babak 16 besar atas Jerman.
Sterling juga membantu Inggis saat mengalahkan Denmark di semifinal, setelah membantu mencetak asis untuk gol pembuka Kane saat melawan Ukraina di perempat final, dan mendapatkan tendangan penalti yang menentukan pada laga semfinal melawan Denmark setelah dia dianggap wasit telah dijatuhkan di kotak penalti.
Pada laga final, Di Lorenzo kemungkinan akan menjadi orang yang ditugaskan untuk meredam pergerakan Sterling. Bek kanan Napoli itu telah menikmati Euro 2020 yang solid, tapi kadang-kadang dia kesulitan melawan kecepatan Jeremy Doku saat laga melawan Belgia, sehingga kebobolan gol penalti karena pelanggaran yang tidak perlu terhadap pemain remaja asal Belgia tersebut.
Duel selanjutnya adalah Kalvin Phillips vs Jorginho. Jorginho sudah dianggap sebagai detak jantung di lini tengah Italia. Dia menjadi salah satu alasan di balik perubahan taktis yang membuat pasukan Roberto Mancini menikmati penguasaan bola lebih banyak daripada tim Italia sebelumnya. Permainan lini tengah Italia banyak ditentukan oleh faktor Jorginho. Pemenang Liga Champions itu tidak begitu dominan di semifinal saat melawan Spanyol, ketika Jorginho menghadapi pemain muda sensasional Barcelona, Pedri yang cukup bersinar di lini tengah.
Jorginho dan Pedri yang lebih banyak bermain di turnamen ini daripada Phillips yang dilatih oleh Marcelo Bielsa di Leeds. Inggris akan berharap Phillips dapat menggunakan energinya dengan baik meredam pengaruh Jorginho, seperti yang dia lakukan pada Luka Modric dalam pertandingan pembukaan mereka melawan Kroasia.
Duel kunci berikutnya adalah Luke Shaw vs Federico Chiesa. Dua pemain bintang turnamen akan saling berhadapan di sayap kanan Italia. Pemain muda Juventus, Chiesa telah menyiksa pertahanan lawan dengan kecepatan dan keterampilannya, termasuk saat mencetak gol brilian melawan Austria dan Spanyol.
Bek kiri, Luke Shaw akan menjadi orang yang ditugaskan untuk menghentikannya, tetapi bek Manchester United itu juga menjadi ancaman saat menyerang, saat ini dia telah menyumbang tiga assist. Kedua kesebelasan akan berharap masing-masing pemain mereka dalam duel ini dapat membuat lawannya jadi lebih sibuk bertahan, daripada dibiarkan bebas berlari menyerang ke lini pertahanan.
Duel yang kelima adalah pertarungan antara Harry Maguire vs Ciro Immobile. Pemain depan Italia, Immobile, sejauh ini belum tampil maksimal di Euro 2020. Ia baru mencetak dua gol dan memiliki rekor mencetak gol yang brilian untuk Lazio.
Tapi, dia harus dalam kondisi terbaiknya untuk menimbulkan masalah bagi Maguire, dengan bek tengah Inggris itu tampil mengesankan di setiap pertandingan sejak kembali dari cedera pada pertandingan terakhir fase grup. Immobile juga dapat ditugaskan untuk menekan Maguire sehingga bisa mencegahnya memainkan umpan ke depan yang sering melancarkan serangan Inggris sejak ia kembali ke tim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penentuan-raja-eropa-dini-hari-nanti-italia-jumpa-inggris-di-final-euro-2020.jpg)