Berita Aceh Timur
Seorang Warga Terbakar Dalam Rumah di Aceh Timur, Tak Bisa Diselamatkan, Pintu Terkunci dari Dalam
Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kapolsek Madat Ipda Krisna Nanda Aufa STrK, mengatakan kebakaran itu pertama kali diketahui
Penulis: Seni Hendri | Editor: Mursal Ismail
Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kapolsek Madat Ipda Krisna Nanda Aufa STrK, mengatakan kebakaran itu pertama kali diketahui tentangga depan rumah korban, Tgk Jailani.
Laporan Seni Hendri Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Ir Muslim, meninggal dunia karena terbakar di dalam rumah ibunya Syafariah di Dusun Tanjung Kumbang, Desa Abeuk Geulanteu, Kecamatan Madat, Aceh Timur.
Kebakaran ini terjadi pada Sabtu (17/7/2021) pukul 02.30 WIB.
Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kapolsek Madat Ipda Krisna Nanda Aufa STrK, mengatakan kebakaran itu pertama kali diketahui tentangga depan rumah korban, Tgk Jailani.
Awalnya Tgk Jailani, mendengar suara kaca pecah dan suara warga minta tolong.
Kemudian Tgk Jailani, keluar rumah dan melihat kobaran api dari rumah Ir Muslim.
Kemudian Tgk Jailani, berusaha masuk ke dalam rumah untuk menolong, tapi pintu depan tak bisa dibuka, sehingga pintu terpaksa didobrak.
Baca juga: Kebakaran Ruko Kembali Terjadi di Kotafajar
"Tapi saat pintu berhasil didobrak, api di dalam rumah sudah membesar.
Korban tidak bisa diselamatkan lagi sehingga meninggal dunia dalam kejadian ini, rumah berkontruksi kayu beserta isinya itu semua ludes terbakar," kata Kapolsek, Ipda Krisna.
Kapolsek mengatakan api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran, dibantu personel Polsek, Koramil serta warga setempat.
Penyebab kebakaran ini, katanya, masih dalam penyelidikan.
Korban terkunci dalam rumah
Arifin, Keuchik Gampong Abeuk Geulanteu, mengatakan korban tidak bisa lagi diselamatkan dari kobaran api Sabtu dinihari itu, karena api sangat cepat membesar dalam rumah berkontruksi kayu itu.
Baca juga: Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pria di Abdya Bakar Rumah Kakak Kandungnya
"Pintu rumah korban terkunci dari dalam, tidak bisa didobrak.
Begitu juga jendela, ada jerjaknya, karena rumah berkontruksi kayu dengan cepat api membesar, sehingga korban tak bisa diselamatkan lagi," kata Keuchik Arifin, Sabtu (17/7/2021) siang.
Korban sendiri dalam rumah. Selama ini korban sudah sekitar tiga tahun tinggal di rumah itu bersama ibunya, sedangkan istri dan anaknya di Jakarta.
Korban aslinya penduduk setempat, tapi selama ini berdomisili di Jakarta.
"Saat terjadinya kebakaran korban sendiri di rumahnya. Ibunya sedang suluk di Lhoknibong," jelas Keuchik, seraya menyebutkan korban telah dimakamkan di pemakaman keluarga dalam kompleks rumahnya.
Kondisi korban setelah api berhasil dipadamkan, tinggal bagian perut saja, dan selebihnya habis terbakar.
Pemkab Salurkan Bantuan
Sabtu siang tadi, Kabid Linjamsos Saharani, mewakili BPBD, Dinas Sosial atas nama Pemkab Aceh Timur, telah menyalurkan bantuan sandang dan pangan kyang diterima ibu korban, Syafariah.
"Atas kejadian ini ibu korban sangat sedih, dan merasa sangat kehilangan. Dia menangis dan tak kuasa berbicara saat kami sambangi," ujar Saharani.
Atas nama Pemkab Aceh Timur, kata Saharani, pihaknya menyampaikan duka mendalam atas musibah ini dan berharap keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar atas musibah yang telah ditentukan Allah SWT.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban setelah musibah ini. Korban juga berharap mendapat bantuan rumah atas musibah ini," ungkap Saharani. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/satu-warga-terbakar-dalam-rumah.jpg)