Breaking News:

Beredar Foto Setya Novanto Bawa Ponsel di Lapas, ICW Desak Menkumham Pindahkan ke Nusakambangan

Foto mantan Ketua DPR Setya Novanto tengah duduk dengan ponsel didekatnya beredar di media soail.

Editor: Faisal Zamzami
ISTIMEWA
Foto mantan Ketua DPR Setya Novanto membawa handphone, beredar di publik. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -  Foto mantan Ketua DPR Setya Novanto tengah duduk dengan ponsel didekatnya beredar di media soail.

Foto itu diduga diambil di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Terpidana kasus korupsi KTP-elektronik itu sejatinya tengah menjalani hukuman penjara.

Pada foto itu, Novanto tampak tengah bersama mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada.

Terkait hal itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan foto terpidana eks Ketua DPR Setya Novanto menggunakan ponsel yang beredar di tengah masyarakat semakin memperlihatkan kebobrokan Kementerian Hukum dan HAM dalam mengelola lembaga pemasyarakatan yang diisi oleh para pelaku korupsi.

Maka dari itu, ICW mendesak Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly untuk memindahkan Setnov dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Nusakambangan.

Sebab, dikatakan Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, praktik pelanggaran ini bukan kali pertama terjadi, sebelumnya pada pertengahan tahun 2019 lalu Setnov sempat terbukti melakukan plesiran.

"Untuk itu, ICW mendesak agar Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, segera memindahkan mantan Ketua DPR RI tersebut ke lembaga pemasyarakatan dengan tingkat pengawasan maksimum, misalnya Nusakambangan," kata Kurnia dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2021).

Tidak cukup disitu, ujar Kurnia, Kemenkumham juga harus mengaudit seluruh instrumen pengawasan yang ada di Lapas Sukamiskin sebagai langkah mitigasi praktik serupa terulang pada masa mendatang.

Satu usul yang mungkin bisa dipertimbangkan adalah menghubungkan CCTV di Lapas Sukamiskin ke kantor penegak hukum, entah itu kepolisian, kejaksaan, atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved