Breaking News:

Berita Aceh

Tren Covid-19 Turun di Aceh, Laporan Kasus Diminta Tepat Waktu

Tren kasus harian positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) turun di bawah 100 orang dalam empat hari terakhir di Aceh

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
For. Serambinews.com
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG. 

Laporan Subur Dani  | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tren kasus harian positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) turun di bawah 100 orang dalam empat hari terakhir di Aceh

Kasus konfirmasi terakhir bertambah 69 orang, sembuh 39 orang, dan kasus meninggal dunia dilaporkan bertambah 13 orang.

“Kasus meninggal dunia yang dilaporkan itu  ada yang kejadian awal Juni 2021 namun baru di-insert dalam database Covid-19 Aceh,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid—19 Aceh, Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Sabtu (17/7/2021) malam.

Baca juga: Hari Ini di Indonesia Bertambah 51.952 Kasus Covid-19, Total menjadi 2.832.755 Kasus Positif Corona

Ia mencontohkan, empat warga Aceh Timur yang meninggal dunia dalam periode 2 – 8 Juni 2021.

Begitu juga empat warga Aceh Barat meninggal pada 9 Juni hingga Juli  2021.

Satu warga Pidie meninggal dunia pada 11 Juli 2021.

Kemudian satu warga Aceh Besar meninggal pada 15 Juli 2021.

Selanjutnya, masing-masing satu warga Banda Aceh, Aceh Tengah, dan Nagan Raya, meninggal pada 16 Juli 2021.

Baca juga: Empat Cara Mengetahui TV di Rumah Sudah TV Digital atau TV Analog, Bisa Nonton Tanpa Harus Beli STB

Satu orang lagi warga Aceh Selatan yang meninggal hari ini, 17 Juli 2021.

Ini yang kasus baru, kata Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu.

Terkait kasus lama tersebut, ia mengaharapkan Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota melaporkan setiap kasus tepat waktu.

Sebab, analisis epidemiologi terikat unsur orang, tempat, dan unsur waktu.

Baca juga: Pria Ini Tidur 300 Hari Dalam Setahun, Sebulan Hanya Buka Toko 5 Hari, Menderita Axis Hypersomnia

Akurasi pencatatan waktu sangat menentukan hasil analisisnya dan tingkat akurasi dalam memprediksi situasi pandemi yang akan terjadi di masa mendatang. 

“Apabila analisis epidemiologi itu akurat maka kebijakan penanganan Pandemi Covid-19 dapat diformulasikan dengan tepat. Unsur waktu sangat penting dalam analisis epidemiologi,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan di Nagan Raya, Ini Motif dan Kronologi Kasus

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved