Breaking News:

Internasional

Jamaah Haji Melontar Jumrah, Seusai Istirahat Enam Jam di Muzdalifah

Seluruh jamaah Haji 2021 yang berjumlah 60.000 orang melontar jumrah, berupa tujuh kerikil ke tiang besar di Mina, Arab Saudi, Selasa (20/7/2021).

Editor: M Nur Pakar
AFP/FAYEZ NURELDINE
Seorang jamaah haji yang mengenakan masker dan ihram, melemparkan tujuh batu krikil ke tiang yang melambangkan setan di Mina, Arab Saudi, Selasa (20/7/2021). 

SERAMBINEWS.COM, MEKKAH - Seluruh jamaah Haji 2021 yang berjumlah 60.000 orang melontar jumrah, berupa tujuh kerikil ke tiang besar di Mina, Arab Saudi, Selasa (20/7/2021).

Dilaporkan, para jamaah melemparkan tujuh kerikil di Jamrah Agung, yang disebut Jamrat Aqaba, meniru Nabi Ibrahim, yang dikatakan melempari setan dengan batu di tiga lokasi.

Ketika mencoba membujuk Abraham untuk melanggar perintah Allah dengan mengorbankan putranya, Ismail.

Setelah melempar jamrat, para jamaah berkurban domba, pria mencukur rambut, melepas ihram dan mengunjungi kembali Masjidil Haram untuk Tawaf Al-Ifadhah sebelum kembali ke Mina.

Di mana mereka akan tinggal selama dua atau tiga hari lagi.

Dilansir ArabNews, Otoritas keamanan dan kesehatan, serta penyelenggara haji, memberikan bantuan yang diperlukan, dan memastikan mereka mematuhi langkah-langkah pencegahan.

Jamaah haji 2021 beristirahat di Mudzaliffah sebelum dibawa ke Mina, Arab Saudi, Senin (19/7/2021) malam.
Jamaah haji 2021 beristirahat di Mudzaliffah sebelum dibawa ke Mina, Arab Saudi, Senin (19/7/2021) malam. (AFP)

Baca juga: Arab Saudi Wajibkan Warganya Disuntik Dua Dosis Vaksin Covid-19, Syarat Pergi ke Luar Negeri

Pelaksanaan ibadah haji tahun ini dibatasi untuk orang yang divaksinasi dari usia 18 hingga 65 tahun.

Hanya jamaah yang sudah berada di Arab Saudi, baik warga negara maupun ekspatriat yang memenuhi syarat, yang diizinkan untuk berpartisipasi.

Sebelumnya, setelah menghabiskan sekitar 12 jam di Padang Arafah pada Senin (19/7/2021), 60.000 orang pergi ke Muzdalifah untuk persiapan tahap akhir haji tahun ini.

Beberapa menit setelah matahari terbenam pada hari kesembilan Dzulhijjah, para jamaah mulai bergerak ke dataran Muzdalifah yang terbuka namun berbatu, di mana mereka shalat Maghrib dan Isya.

Kafilah bus yang masing-masing mengangkut 20 jamaah haji tiba di Muzdalifah.

Di setiap bus ada pemandu yang bertugas membantu peziarah dengan semua informasi yang mereka butuhkan dan memastikan mereka menjaga jarak.

Bus-bus itu disertai patroli keamanan, dan ada jeda waktu antar bus untuk kelancaran arus lalu lintas.

Para jemaah haji ini diangkut, di tengah langkah-langkah kesehatan yang ketat ke Mina setelah tengah malam pada Senin (19/7/2021).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved