Internasional
Arab Saudi Manfaatkan Teknologi Tinggi, Jaga Kenyamanan Jamaah Laksanakan Ibadah Haji
Kerajaan Arab Saudi memanfaatkan teknologi tinggi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan jamaah Haji 2021.
Melalui kartu ini, para jamaah dapat memilih makanan sehari-hari mereka, yang akan membantu menghindari tempat-tempat ramai.
Baca juga: Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Kunjungi Pusat Komando Mina, Pantau Jamaah Haji
Amr Al-Maddah, Wakil Menteri Layanan Haji dan Umrah, mengatakan kartu pintar diluncurkan untuk menempatkan keselamatan dan kenyamanan jamaah sebagai prioritas utama dan memperkaya pengalaman mereka.
Dia menambahkan jamaah dapat mengisi kuesioner evaluasi layanan tentang pengalaman mereka sebagai umpan balik untuk membantu meningkatkan layanan dan memenuhi harapan tertinggi jamaah.
Kartu pintar juga dapat ditautkan dan dibaca melalui aplikasi "Sha'ir", yang juga akan membantu pihak berwenang dalam menyediakan layanan yang diminta.
Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA) meluncurkan layanan gelang pintar bekerja sama dengan Program Layanan Tamu Tuhan, dalam kemitraan dengan Saudi Telecom Company Group (STC).
Sekitar 5.000 gelang dibagikan kepada para jamaah tahun ini.
Karena gelang dalam bentuk jam tangan ini dilengkapi dengan GPS dan menggunakan data untuk teknologi Internet of Things (IoT).
Gelang menyediakan layanan terintegrasi yang mencakup semua data pribadi seorang jamaah, termasuk status kesehatannya terkait Covid-19.
Dr Abdullah bin Sharaf Al-Ghamdi, presiden SDAIA, menggambarkan inisiatif tersebut sebagai langkah penting untuk melayani para jamaah.
“Jamaah yang memakai gelang ini dapat memeriksa detak jantung dan tingkat oksigen mereka,” kata Al-Ghamdi.
“Mereka juga dapat meninjau status kesehatan mereka karena gelang ini terhubung dengan aplikasi Tawakkalna,: tambahnya.
Baca juga: Tim Bulan Sabit Merah Bergerak Dalam Hitungan Detik, Bantu Jamaah Haji Sakit
Para jamaah dengan gelang dapat melaporkan masalah keamanan atau mencari bantuan dari pusat kendali.
Mencakup perwakilan dari berbagai otoritas kesehatan, keamanan, dan haji.
Presidensi Umum Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meluncurkan layanan robot pintar bulan lalu ketika 10 robot bergabung dengan tim desinfeksi Masjidil Haram.
“Pusat kendali ini memantau segala sesuatu yang terjadi pada para jamaah," kata Al-Ghamdi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/robot-kecerdasan-buatan1.jpg)