Breaking News:

Berita Aceh Utara

Polisi Tembak Dua Warga Aceh Utara di Tamiang, Simpan 7 Kg Sabu di Loteng Rumah

Dalam pengembangan terhadap tersangka S dan MA, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan di betis karena melawan petugas.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Imran Thayib
Dok Polres Aceh Utara
Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto didampingi Wakapolres, Kompol Joko Kusumadinata, dan Kasat Narkoba, Iptu Samsul Bahri memperlihatkan barang bukti sabu dalam konferensi pers, Rabu (21/7/2021). 

Lalu, Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara membentuk tim untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

Dari hasil penyelidikan, kata Kapolres Aceh Utara, diketahui sabu yang diselundupkan dari luar negeri tersebut disimpan tersangka.

Barang haram itu disembunyikan di sebuah rumah yakni kompleks perumahan nelayan, kawasan Desa Ulee Rubek Barat, Kecamatan Seunuddon.

Pada 9 Juli 2021, personel Narkoba dan Polsek Seunuddon menyusun strategi untuk menggerebek rumah tersebut.
“Pada 10 Juli 2021 lalu, kita berhasil menangkap satu tersangka yaitu IH,” ujar Kapolres Aceh Utara.

Petugas juga berhasil menyita satu tas ransel berwarna hitam yang berisikan sabu tujuh kilogram dalam rumah SY alias Lis.

Baca juga: Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo 2020 - Greysia/Apriani Awali Perjuangan Tim Bulutangkis Indonesia

Baca juga: Pengakuan Seorang Anak yang Dijual Ibunya Selama 7 Tahun, Tak Melawan Karena Takut Dosa

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 - Prediksi Skor Brasil vs Jerman dan Perkiraan Susunan Pemain

Baca juga: Sebut Semangat Ibadah Kurban Saat Pandemi, Warga Tanjung Selamat Aceh Besar Sembelih 42 Ekor Hewan

Sedangkan dua tersangka lagi SY dan MA berhasil ditangkap polisi pada 14 Juli 2021.

Dalam penangkapan tersebut, Polres Aceh Utara dibantu Tim Polda Aceh dan Polres Aceh Tamiang, di kawasan Desa Bandar Khalifah Kecamatan Sungai Iyu, wilayah Mapolsek Bendahara, Aceh Tamiang.

“Dalam pengembangan terhadap tersangka S dan MA, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan di betis karena melawan petugas,” kata Kapolres.

Pada bagian lain, Kapolres Aceh Utara juga menyebutkan, tas ransel warna hitam berisi tujuh kilogram sabu-sabu ditemukan di loteng rumah SY alias Lis.

Saat dilakukan dilakukan penggerebekan, kondisi rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved