Rabu, 13 Mei 2026

Hari Ini, Olimpiade Tokyo Dibuka

Protokol kesehatan (protkes) ketat diterapkan dalam perhelatan olimpiade kali ini. Meski begitu, tak akan menghalangi atlet Indonesia untuk berjuang

Tayang:
Editor: bakri
Foto Kiriman Effendi Eria
Lifter putri Indonesia asal Aceh, Nurul Akmal 

JAKARTA - Seremoni pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 digelar di Olympic Stadium, Jumat (23/7/2021) hari ini. Protokol kesehatan (protkes) ketat diterapkan dalam perhelatan olimpiade kali ini. Meski begitu, tak akan menghalangi atlet Indonesia untuk berjuang meraih prestasi.

Defile Indonesia yang berjumlah 10 anggota termasuk empat atlet yakni Nurul Akmal (angkat besi), Rio Waida (selancar), Aflah Fadlan Prawira (renang), dan Azzahra Permatahani (renang) akan ikut memeriahkan upacara pembukaan. Rio Waida dan Nurul Akmal menjadi atlet yang ditugaskan untuk membawa bendera Indonesia pada parade kontingen negara peserta di Opening Ceremony Olimpiade Tokyo 2020.

Protkes ketat benar-benar diterapkan panitia penyelenggara untuk menghindari penyebaran Covid-19. Misalnya, para atlet hanya dibolehkan berada di area bubble, yakni perkampungan atlet dan tempat latihan. Protkes ketat, tidak akan menyurutkan para atlet untuk meraih prestasi.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, mengatakan, para atlet tidak ingin kalah sebelum bertanding. Karenanya, mereka akan disiplin dalam menerapkan protkes. "Mereka datang ke sini bukan cuma untuk tanding, melainkan juga menang. Jadi, pasti sangat menjaga protokol kesehatan agar mereka tidak kalah sebelum pertandingan," ujar Okto dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/7/2021).

Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P Roeslani, mengatakan, para atlet beserta perwakilan Indonesia lainnya tidak merasa keberatan dengan aturan Protkes ketat. "Kalau saya bilang kita kan sudah biasa pakai masker. Jadi, kalau bicara dengan atlet, pelatih, manajer, justru mereka merasa nyaman karena ini untuk menjaga kesehatan mereka semua," ujar Rosan.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi, memastikan tidak akan terjadi breakout kasus Covid-19 di Olimpiade Tokyo. Sebab, lanjut dia, Olimpiade merupakan event besar antaratlet. Sehingga antaratlet akan saling menjaga. Di area para atlet tinggal pun, diyakini akan aman. Meski komunikasi untuk ke luar area bubble amat terbatas."Kondisi di dalam bubble aman sekali, tapi komunikasi ke pihak luar menjadi sulit," katanya.

Saat ini, di Olimpiade, data resmi dari panitia lokal ada 87 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Tokyo 2020 per Kamis (22/7/2021). Sebagian besar (48) merupakan kontraktor diikuti oleh personel yang berhubungan dengan event (22). Sementara, jumlah atlet yang terkonfirmasi dengan Covid-19 sementara ini ada delapan orang. (tribun network/denis/majid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved