Selasa, 28 April 2026

Berita Aceh Besar

Dua Pasien Covid-19 di Aceh Besar Meninggal Dunia

Masyarakat harus lebih disiplin mentaati Protkes Covid-19 seperti memakai masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak fisik serta hindari kerumunan.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Sekda Aceh Besar, Drs Sulaimi MSi 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Update penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (24/7/2021) mengalami peningkatan terhadap pasien yang meninggal dunia bertambah dua orang dan terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 42 orang. Peningkatkan virus corona ini terjadi pasca Lebaran Idul Adha 1442 Hijriah.

Sekda Aceh Besar, Drs Sulaimi MSi kepada Serambi, Sabtu (24/7/2021)  mengatakan, hari ini bertambah dua orang pasien positif Covid-19 meninggal dunia dan pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Besar bertambah 42 orang dengan jumlah total menjadi 3.356 orang, dan meninggal dunia bertambah empat orang menjadi 169 orang.

Dikatakan Sekda Aceh Besar, masyarakat harus lebih disiplin mentaati Protkes Covid-19 seperti memakai masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak fisik serta menghindari kerumunan.

Menurut Sekda, jajaran Pemkab bersama TNI, Polri dan unsur lainnya  terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar disiplin terhadap Protkes Covid-19 guna mencegah dan memutus rantai penyebaran virus corona di Aceh Besar.

Sekda Aceh Besar, Sulaimi, mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di suasana Lebaran Idul Adha agar menerapkan Protkes Covid-19 guna mencegah wabah corona di pedesaan.

Ditambahnya, sebelumnya juga Sekda Aceh Besar telah menginstruksikan kepada para Camat hingga ke Keuchick di Aceh Besar agar mengaktifkan posko Covid-19 Gampong atau PPKM dan mengancam tidak akan mencairkan dana refocusing 8 persen jika Posko PPKM tidak aktif.

Baca juga: MIRIS! Pasien Positif Covid-19 Diasingkan dari Desa, saat Kembali ke Rumah Digebuki Orang Sekampung

Baca juga: PROFIL Tania Ayu, Mantan DJ yang Kini Tengah Menjadi Sorotan

Baca juga: Dua Tersangka Selebgram HK dan KS yang Picu Kerumunan di Lhokseumawe tak Ditahan

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zulfikar Aziz SE, mengatakan, kasus pasien Positif Covid-19 terus meningkat dari hari ke hari di Aceh Besar.

Ini menunjukkan perlunya ada kesadaran dari diri kita sendiri dan juga diperketat razia Protkes di tempat-tempat keramaian seperti warkop, kafe dan obyek wisata.

Selain itu juga, menurut Zulfikar Aziz SE, posko Covid-19 Gampong atau PPKM agar diaktifkan dan hanya menempel tulisan posko PPKM, sedangkan aktivitas di pedesaan di 604 Gampong Aceh Besar mayoritas tidak aktif.

Dampak Posko PPKM tidak aktif sehingga sulit mendeteksi setiap munculkan kasus baru seperti pasien terpapar virus corona di pedesaan.

Menurut Zulfikar Aziz SE, dana refocusing ada dialokasikan 8 persen yang bersumber dari APBDes, apakah anggaran itu termasuk untuk mengaktifkan posko Covid-19 Gampong atau PPKM. Karena, kita belum tau karena juklis belum ada diterima dirinya sebagai legislatif.

"Saya rasa perlu di cek di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) yang mencairkan dana refocusing 8 persen untuk kegiatan Posko PPKM, " ujar Zulfikar Aziz SE.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved