Sabtu, 2 Mei 2026

Puting Beliung Terjang Aceh Timur,  Empat Rumah Warga Rusak

Sebanyak empat rumah warga di tiga Kecamatan di Aceh Timur rusak akibat diterjang puting beliung. Angin kencang disertai hujan deras

Tayang:
Editor: bakri
Dok BPBD Aceh Timur.
Atap rumah warga di Aceh Timur, diterbangkan angin kencang yang terjadi Kamis (22/7/2021) sore. 

IDI - Sebanyak empat rumah warga di tiga Kecamatan di Aceh Timur rusak akibat diterjang puting beliung. Angin kencang disertai hujan deras terjadi Kamis (22/7/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Keempat rumah rusak berat. Rata-rata atapnya diterbangkan angin kencang," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur,  Ashadi SE kepada Serambi, Jumat (23/7/2021).

Keempat rumah warga yang rusak yakni satu rumah di Desa Seumatang Muda Itam, Kecamatan Peureulak. Berikutnya, satu rumah di Desa Seuneubok Timue, Kecamatan Idi Timur. Terakhir, dua unit rumah di Kecamatan Darul Aman, Idi Cut.

"Kepada korban di Desa Seumatang Muda Itam, bantuan logistik berupa peralatan rumah tangga, sandang dan pangan lainnya sudah kita salurkan. Sedangkan tiga korban lagi baru kita terima datanya," ungkap Ashadi.

Untuk bantuan selanjutnya, ungkap Ashadi, pihaknya akan berkoodinasi dengan Bupati Aceh Timur, menyusul anggaran untuk perbaikan rumah rusak akibat bencana alam di BPBD sudah habis.

Perkiraan BMKG, jelas Ashadi, hingga Agustus mendatang cuaca masih ekstrim. Karena itulah, ia menghimbau masyarakat agar waspada terhadap bencana alam.

Akibat dihantam angin kencang dan hujan deras Kamis sore itu tak ada korban jiwa maupun luka. “Korban yang rumahnya rusak hanya mengungsi sebentar ke rumah tetangga. Jumat kemarin, tak ada lagi warga yang mengungsi,” sebutnya.

Ashadi juga mengimbau masyarakat dalam membuat rumah agar atapnya diikat dengan besi, karena rata-rata yang rusak ini atapnya diterbangkan angin kencang. Karenanya, untuk mencegah hal itu tidak terjadi lagi, warga diimbau saat bangun rumah atapnya diikat kuat.

Pada bagian lain, Kalak BPBD Aceh Timur mengaku, pihaknya sudah melakukan pembersihan terhadap rumah yang rusak. Selain itu, juga melakukan pembersihan terhadap pohon yang tumbang di atas badan jalan negara Banda Aceh - Medan, di Desa Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk.

"Jalan dua jalur di depan pusat pemerintahan Pemkab Aceh Timur itu juga sempat mengganggu lalu lintas. Tapi, respons cepat satgas tidak berdampak kemacetan yang lama dan panjang," katanya.

Badan Meteorologi Klimatologi  dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara memprediksi akan terjadi hujan dan berawan, di sebagian Aceh atau enam kabupaten/kota selama tiga hari ke depan. Hujan itu dimulai  Sabtu (24/7/2021) hingga Senin (26/7/2021).

Keenam wilayah tersebut Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur,  dan Langsa. Sesuai informasi yang dishare melalui grup WhatsApp Info BMKG Malikussaleh, pada  Sabtu (24/7/2021),  Bener Meriah dilanda hujan ringan. Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa cuacanya berawan.

Pada Minggu (25/7/2021), Bener Meriah masih dilanda hujan ringan. Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa cuacanya tetap berawan.

Terakhir, Senin (26/7/2021) cuaca belum berubah. Bener Meriah tetap dilanda hujan ringan. Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara,  Aceh Timur, dan Langsa cuacanya masih berawan. Suhu udara khusus Bener Meriah berkisar 16- 29 derajat celcius. Sedangkan suhu untuk wilayah Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen berkisar 24-33 derajat celcius.(c49/bah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved