Kamis, 21 Mei 2026

Berita Pidie Jaya

Dayah Bustanul Ihsan Terbakar, Ini Jumlah Kerugian yang Dialami

Tiga bilik yang ditempati 18 santri Dayah Bustanul Ihsan di Gampong Lancang Paru, Pidie Jaya, terbakar pada Minggu malam.

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Santri Dayah Bustanul Ihsan mencari sisa barang yang selamat dari kebakaran, Senin (26/7/2021) 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM MEUREUDU - Tiga Bilik atau kamar Dayah Bustanul Ihsan di Gampong Lancang Paru, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya (Pijay) yang ditempati oleh 18 santri ludes terbakar  terbakar Minggu Malam (25/7/2021) malam sekira pukul 19.30 WIB.

Diperkirakan kerugian akibat petaka nahas itu kerugian mencapai Rp 70 juta. 

"Seluruh pakaian, kitab dan perlengkapan masakan santri dari 18 satri ludes terbakar sehingga secara keseluruhan kerugian tiga kamar dari dua lantai dayah ditaksir mencapai Rp 70 juta,"sebut pimpunan Dayah Bustanul Ihsan, Tgk H M Ali Assahuni kepada Serambinews.com  Senin (26/7/2021).

Menurut Tgk M Ali, ihwal peristiwa kebakaran ini terjadi saat seluruh dewan guru dan santri melakukan kunjungan ke kediaman guru Tgk Sanusi Hasan selaku pimpinan Dayah Darussadah di Gampong Paru, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya yang mengalami sakit.

Sehingga saat kejadian peristiwa kebakaran tidak ada satupun santri dan dewan guru berada ditempat. 

Beruntung para warga yang sempat menyaksikan langsung memberikan laporan kepada pihak aparat keamanan (Polisi) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca juga: Ular Piton Menyusup Dini Hari ke Rumah Warga Geuceu Komplek, Petugas Pemadam Turun Tangan

Baca juga: VIDEO - Lagi, Remaja 17 Tahun Palestina Tewas Ditembak Israel

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2021 Segera Berakhir Malam Ini Pukul 23.59 WIB, Jumlah Pelamar Sudah Lampaui 4 Juta

Dalam peristiwa itu tiga Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi. Sehingga api dapat diredam sehingga tidak menjalar pada bangunan lainnya yang hanya terpaut beberapa meter. 

Adapun bangunan tiga bilik dari dua lantai dibangun itu sejak sebelum bukan Ramadhan lalu dengan dana Rp 50 juta.

"Jadi untuk sementara 18 dari santri saat ini terpaksa harus menumpang tinggal di bilik santri lainnya,"ungkapnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved