Breaking News:

Berita Aceh Tenggara

Disdikbud Agara Terapkan Proses Belajar Mengajar Tatap Muka, Target Guru Divaksin 70 Persen

Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tenggara terapkan proses belajar mengajar tatap muka dengan tetap mengikuti Protkes Covid-19.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Tenggara, Bakri Saputra, SPd, MSi mengatakan, PBM tatap muka digelar dengan Protkes Covid-19 yang ketat. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tenggara terapkan proses belajar mengajar tatap muka dengan tetap mengikuti Protkes Covid-19.

"Alhamdulillah,  Agara zona oranye dan proses belajar mengajar tatap muka mengikuti Protkes Covid-19 dan sistem shift terhadap murid di atas 100 orang, dengan shift A dan B," ujar Kadisdikbud Aceh  Tenggara, Bakri Saputra, SPd, MSi kepada Serambinews.com, Senin (26/7/2021).

Dikatakan Bakri Saputra,  proses belajar mengajar tatap muka tetap dilakukan dengan pengawasan Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19.

Seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menyediakan tempat mencuci tangan bagi anak didik di sekolah.

Terhadap sekolah yang tak ikuti Protkes Covid-19, tidak diperbolehkan melakukan proses belajar mengajar tatap muka.

Namun, terang Bakri Saputra, SPd, MSi di Aceh Tenggara seluruh sekolah swasta maupun negeri jajaran Disdikbud Aceh Tenggara tetap disiplin mengikuti Protkes Covid-19.

Baca juga: Disdikbud Lhokseumawe Pastikan PBM Tatap Muka pada Tahun Ajaran Baru 12 Juli 2021, Begini Skemanya

Baca juga: Ketua DPRK Aceh Besar Minta Disdikbud Gelar PBM Tatap Muka dengan Sistem Sif, Begini Alasannya

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Aceh Jaya Naik, PBM Tatap Muka Tetap Lanjut, Begini Tanggapan Gugus Tugas

Di sisi lain, Kadisdikbud Aceh Tenggara, Bakri Saputra telah menginstruksikan kepada seluruh guru, baik honorer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar disuntik vaksin dan ikut mensukseskan vaksinasi Covid-19 di Agara.

Total jumlah guru ASN di Aceh Tenggara mencapai 1.482 orang.

"Kita targetkan 70 persen guru  divaksin guna mencegah penyebaran Virus Corona di sekolah di Aceh Tenggara, " papar Bakri Saputra. 

Kadisdikbud Agara berharap, kepada para guru agar disuntik vaksin guna mencegah wabah corona dan sebagai daya tahan tubuh melawan virus yang masuk.

“Makanya vaksinasi Covid-19 sangat penting bagi tenaga pendidik. Bahkan, pejabat di lingkungan Disdikbud Aceh Tenggara juga telah disuntik vaksin," tukasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved