Internasional
Arab Saudi Siap Isi Kekosongan Satu Ajang Balapan Jet Darat Formula Satu
Kerajaan Arab Saudi siap turun tangan dengan menjadi tuan rumah balapan jet darat, Formula Satu tambahan tahun ini
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi siap turun tangan dengan menjadi tuan rumah balapan jet darat, Formula Satu tambahan tahun ini.
Hal itu untuk membantu mengisi kekosongan kalender Formula Satu akibat pandemi Covid-19, kata promotor Pangeran Khalid Bin Sultan Al Faisal, Senin (26/7/2021).
Dilansir ArabNews, Kerajaan akan memulai debutnya dengan balapan malam di Jeddah pada 5 Desember 2021.
Tetapi, akan menjadi putaran kedua dari belakang musim ini.
Slot sebelumnya telah dialokasikan ke Australia, yang sekarang dibatalkan.
“Kami belum diminta oleh Formula Satu untuk mengakomodasi balapan kedua," ujarnya.
Baca juga: Warga Arab Saudi Dilarang Bepergian ke Indonesia, Sampai Kondisi Covid-19 Stabil
"Tetapi semuanya berjalan sesuai jadwal mengenai persiapan kami, konstruksi kami,” kata pangeran kepada wartawan melalui panggilan video saat tiket mulai dijual.
“Jadi jika diperlukan untuk menjadi tuan rumah balapan sebelum balapan kami, saya pikir kami bisa mengakomodasi itu," jelasnya.
Pangeran mengatakan penyelenggara Saudi ingin fokus pada debut mereka.
Dengan rencana untuk kegiatan promosi dan upacara pembukaan sebelum acara yang dapat menarik banyak orang.
“Pada akhirnya jika itu suatu keharusan dan mereka membutuhkan negara lain, kami bisa menjadi pilihan jika itu akan membantu Formula Satu,” tambahnya.
Bahrain menjadi tuan rumah dua balapan tahun lalu dalam kejuaraan terbatas di Eropa dan Timur Tengah.
Baca juga: Mendagri Arab Saudi Resmikan Pasukan Khusus Keamanan Haji dan Umrah
Austria telah menjadi tuan rumah dua tahun ini setelah balapan Kanada di Montreal dibatalkan.
Qatar telah diperdebatkan sebagai kemungkinan pengganti, bersama dengan pembicaraan tentang dua balapan di Texas.
Promotor Arab Saudi juga mengharapkan slot awal musim depan.
Ditambahkan, akan senang menjadi tuan rumah salah satu sprint format baru.
Bahrain adalah pembuka tahun ini alih-alih Australia ketika balapan di Melbourne itu awalnya ditunda.
“Kami ingin balapan di awal (tahun) tetapi waktu kami harus mengerjakan trek dan mempersiapkan trek, kami tidak bisa balapan pada 2021 di awal tahun,” kata sang pangeran.
“Kami sekarang berdiskusi dengan Formula Satu tentang kapan yang terbaik bagi kami untuk menggelar balapan pada 2022, dan mudah-mudahan kami bisa mencapai kesepakatan," harapnya.
Promotor mengatakan telah membahas masalah hak asasi manusia dengan beberapa pembalap selama Grand Prix Inggris baru-baru ini.
Baca juga: Arab Saudi Catat 1.162 Kasus Baru Virus Corona dan 15 Kematian
Dia senang bertemu dengan juara dunia tujuh kali Mercedes Lewis Hamilton untuk mengatasi masalah apapun.
Dia mengatakan rencananya juga untuk memiliki beberapa pembalap wanita Saudi yang bersaing dalam balapan pendukung.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/balapan-jet-darat-formula-satu.jpg)