Breaking News:

Berita Langsa

PSDKP Lampulo Banda Aceh Tangkap KM Asing Tidak Berbendera di Laut Langsa, 4 WNA Myanmar Diamankan

Kapal ini diamankan karena diduga masuk ke perairan Selat Malaka sekitar laut Kota Langsa, di daerah Landas Kontinen Indonesia, Rabu (28/7/2021).

Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
Kiriman Warga
Petugas PSDKP Lampulo dengan KP Hiu 12 saat mengamankan KIA bersama 4 WNA Myanmar di Perairan Selat Malaka kawasan Laut Langsa, Rabu (28/7/2021). 

Kapal ini diamankan karena diduga masuk ke perairan Selat Malaka sekitar laut Kota Langsa, di daerah Landas Kontinen Indonesia, Rabu (28/7/2021). 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo Banda Aceh menangkap satu Kapal Ikan Asing (KIA) tidak berbendera di sekitar laut Kota Langsa.    

Informasi dihimpun Serambinews.com, Kamis (29/7/2021), nama kapal ikan asing itu FKFB 1603 ukuran 34.86 GRT. 

Kapal ini diamankan karena diduga masuk ke perairan Selat Malaka sekitar laut Kota Langsa, di daerah Landas Kontinen Indonesia, Rabu (28/7/2021). 

Dari kapal ikan asing ini diamankan empat nelayan asal negara Myanmar, Mr Win Oo (32), negatif pasport selaku nakhoda, Mr Nay Min (27) pasport MD947674,  Mr Kyaw Hiet (27) negatif pasport, Mr Zaw Min (23).

Ketiganya anak buah kapal atau ABK KIA itu. 

KIA tak berbendera ini ditanglap petugas PSDKP yang melakukan patroli dengan KP Hiu 12, di perairan Selat Malaka tepatnya di daerah Landas Kontinen Indonesia. 

Baca juga: Nelayan Simeulue Keluhkan Kehadiran Kapal Ikan Berukuran Besar Masuk Kawasan Penangkapan Tradisional

Baca juga: Nelayan di Bireuen Temukan Sabu dalam Kapal Ikan tak Bertuan yang Terdampar

Baca juga: Gara-gara Jaringnya Kepanjangan, Kapal Ikan Ini Ditangkap Satpolair Polres Simeulue

Selanjutnya KIA dengan 4 WNA Myanmar ini dikawal (diamankan) ke Pos PSDKP Langsa, Stasiun PSDKP Belawan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapal nelayan asing ini diduga melakukan pelangaran, yaitu tidak memiliki dokumen perizinan yang sah dari Pemerintah Republik Indonesia.

Selain itu, KM tersebut menggunakan alat tangkap terlarang (trawl), daftar crew list ABK tidak ada, melakukan penangkapan ikan di daerah Selat Malaka Landas Kontinen ZEEI Indonesia.

Saat diperiksa petugas, GPS dalam kondisi mati dan dicurigai sengaja dimatikan untuk menghilangkan jejak saat melakukan penangkapan ikan di wilayah landasan kontinen Indonesia. 

Satwas PSDKP Langsa, Askari yang dikonfirmasi Serambinews.com, membenarkan informasi bahwa PSDKP Lampulo Banda Aceh mengamankan KIA bersama empat WNA asal Myanmar.

Kini KIA itu dititipkan sementara di Pos PSDKP Langsa, Kuala Langsa. (*)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved