Berita Bireuen
Puskesmas Peusangan Siblah Krueng Kini Miliki UGD Representatif
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan anjuran Kemenkes yaitu mengembangkan obat-obat tradisional.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Puskesmas Peusangan Siblah Krueng Bireuen dengan wilayah kerja mencakup 21 desa sudah memiliki gedung UGD representative berlantai dua diresmikan penggunaannya, Kamis.(29/07/2021) oleh Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSI.
Peresmian gedung yang dibangun sumber dana DAK Rp 1,3 miliar juga.dirangkai dengan launching inovasi Manajemen Asuhan Tradisional Sehat dan Mandiri (Matahari) dengan kegiatan Jamu Kamis Sehat (Jak.Sehat) dan Manajemen Asuhan Tradisional Pada Pasien Positif Covid-19 Secara Online ( Mas David Online).
Gedung UGD Puskesmas Peusangan Siblah Krueng terdapat ruangan depot obat, ruang perawat jaga, ruang observasi dan sejumlah ruang lainnya.
Kadiskes Bireuen, dr Irwan A Gani mengatakan, inovasi yang dilakukan Puskesmas Peusangan Siblah Krueng intinya menyediakan obat-obat tradisional di lingkungan Puskesmas dan juga mengajak masyarakat untuk gemar menanam berbagai tanaman obat di lingkungan rumah.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan anjuran Kemenkes yaitu mengembangkan obat-obat tradisional.
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi saat peresmian gedung IGD dan launching inovasi Matahari mengatakan, gedung UGD merupakan sarana dalam meningkatkan pelayanan kesehatan untuk lebih meningkat lagi dalam melayani masyarakat, apalagi dalam kondisi sekarang membutuhkan pelayanan maksimal.
Baca juga: Kekecewaan Raja Malaysia Terhadap Muhyiddin Yassin, Pencabutan Darurat Covid-19 Dinilai Tergesa-gesa
Baca juga: Diplomat dan Media China Kecam Reuters Jelek Pampang Foto Peraih Medali Emas Meringis
Baca juga: Disdik Aceh Keluarkan Intruksi Belajar untuk PPKM Level 3
“UGD adalah pendukung untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati.
Dalam pertemuan yang dihadiri seluruh perangkat desa, Bupati serta ketua TP PKK juga melihat program inovasi Matahari dan mencicipi jamu dari obat-obatan tradisional di lingkungan Puskesmas tersebut.(*)