Minggu, 26 April 2026

SOSOK Rafael Malalangi, Casis Bintara Polri yang Namanya Hilang dari Daftar Kelulusan

Inilah sosok Rafael Malalangi, pemuda asal Minahasa Selatan yang gagal lolos jadi casis Bintara Polri

Editor: Amirullah
tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Rafael Malalangi dan orang tuanya serta keluarga dekatnya di Desa Pinapalangkow. 

SERAMBINEWS.COM - Viral di media sosial kisah pemuda asal Minahasa Selatan itu gagal menjadi calon siswa (casis) Bintara Polri karena namanya mendadak hilang dari daftar kelulusan.

Pemuda tersebut diketahui bernama Rafael Malalangi.

Ia gagal menjadi calon siswa (casis) Bintara Polri karena namanya mendadak hilang dari daftar kelulusan.

Padahal pada saat pengumuman kelulusan yang dilakukan secara online, nama Rafael Malalangi tercantum dan menduduki peringkat ke-22.

Namun pada pengumuman kedua, nama Rafael Malalangi hilang alias sudah tidak ada dan digantikan dengan nama orang lain.

Kisah Rafael Malalangi yang gagal lolos menjadi casis Bintara Polri membuat anggota DPR RI, Hillary Brigita Lasut bereaksi.

Lantas, siapa Rafael Malalangi?

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Buka Pembatasan bagi Turis Asing yang Sudah Vaksin Penuh, Tak Perlu Karantina

Baca juga: Efek Samping Vape, Manakah Lebih Bahaya Rokok Tembakau atau Rokok Elektrik?

Inilah sosok Rafael Malalangi, pemuda asal Minahasa Selatan yang gagal lolos jadi casis Bintara Polri sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari berbagai sumber:

1. Berawal dari Facebook

Rafael Malalangi adalah seorang pemuda berusia 18 tahun yang tinggal di Desa Pinapalangkow, Kecamatan Suluun Tareran, Minahasa Selatan.

Kisah Rafael Malalangi yang gagal lolos jadi casis Bintara Polri pertama kali diketahui dari akun Facebook, Christofel Tumalun.

Dikutip dari TribunManado.com, akun Christofel Tumalun mengunggah sebuah video dan foto protes dari keluarga Rafael Malalangi.

Dalam narasi video itu menyebutkan, Rafael Malalangi telah mengikuti tes seleksi Nasional Bintara Polri tahun 2021.

Ia pun dinyatakan lulus melalui video siaran langsung atau live streaming yang diunggah akun YouTube Humas Polda Sulut pada Kamis, 22 Juli 2021.

Namun di lembaran pengumuman Polda Sulut, nama Rafael Malangi malah sudah digantikan dengan nama orang lain.

Baca juga: Cerita Kakek Safar Tempuh 15 Km dengan Sepeda demi Ikut Vaksinasi Covid-19

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved