Sabtu, 25 April 2026

Berita Nasional

Arab Saudi Berencana Membuka Perjalanan Umrah, Pemerintah dan Asosiasi Utamakan Penanganan Covid-19

"Pemerintah dan asosiasi PPIU bersepakat untuk lebih memprioritaskan penanganan covid-19 di dalam negeri sambil menunggu regulasi teknis umrah."

Editor: Ibrahim Aji
Foto: Saudi Press Agency
Jamaah umrah 

"Pemerintah dan asosiasi PPIU bersepakat untuk lebih memprioritaskan penanganan covid-19 di dalam negeri sambil menunggu regulasi teknis umrah."

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi diinformasikan akan membuka penyelenggaraan ibadah umrah 1443 H.

Terkait rencana itu, pemerintah dan asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) sepakat untuk memprioritaskan penanganan Covid-19 terlebih dahulu.

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama (Kemenag), Khoirizi mengatakan, penanganan pandemi adalah hulunya.

Yakni bagaimana pemerintah berupaya menurunkan kasus Covid-19.

Untuk itu, disiplin protokol kesehatan 5M dan vaksinasi menjadi kunci.

"Pemerintah dan asosiasi PPIU bersepakat untuk lebih memprioritaskan penanganan covid-19 di dalam negeri sambil menunggu regulasi teknis penyelenggaraan ibadah umrah secara resmi dari Arab Saudi," ujar Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi dalam siaran pers, Sabtu (31/7/2021).

Baca juga: Seorang Ibu Asal Aceh Timur Meninggal Disambar Petir Saat Bantu Suami Bersihkan Sawah

Baca juga: Masih Belajar Mengajar Daring? Ini Modem Wifi tanpa Blank Spot

Menurutnya, mereka hari ini menggelar pertemuan daring dengan Kemenlu, Kemenhub, Kemenkes, Kemenpar, Polri, KJRI Jeddah, serta lembaga negara yang terkait lainnya untuk mendiskusikan penyelenggaraan umrah di masa pandemi dengan asosiasi PPIU.

Hadir, perwakilan dari Amphuri, Himpuh, Asphurindo, Kesthuri, Sapuhi, Gaphura, Ampuh, dan Asphuri.

"Pertemuan ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam menyikapi masalah penyelenggaraan umrah di masa pandemi yang berkembang luas di masyarakat dan media sosial," ucap Khoirizi.

Khoirizi mengatakan, upaya diplomasi, lobi, dan komunikasi terkait penyelenggaraan umrah terus dilakukan oleh pemerintah, baik Kemenag maupun Kemenlu.

Terbaru, Kemenag juga telah bertemu Dubes Saudi di Jakarta untuk membahas persoalan ini.

"Namun, saat ini semua negara memang sedang konsentrasi dalam penanganan pandemi, termasuk Indonesia dan Saudi.”

Baca juga: VIDEO Harga Dagangan Rp 25 Ribu Ditawari Rp 300 Ribu, Bapak Ini Tak Kuasa Menahan Tangis

Baca juga: VIDEO - Pasca Pemakaman Mohammed al-Allami, Pemuda Palestina Bentrok dengan Militer Israel

“Dubes Saudi juga mengatakan bahwa pihaknya masih memantau perkembangan Covid-19," ujar dia.

Pertemuan ini, lanjut Khoirizi, juga menyepakati tentang pentingnya penyempurnaan SOP penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved