Breaking News:

Berita Nagan Raya

Pertalite Kosong di Nagan Raya, Ingin Isi BBM Pengendara Mengeluh, Ini Lokasi Kosong Stok

Terganggu stok BBM jenis Pertalite ternyata sudah terjadi beberapa hari terakhir sehingga banyak pengendara harus beralih ke BBM Pertamax.

Penulis: Rizwan | Editor: Nur Nihayati
Kiriman warga
SPBU Gunong Cut Darul Makmur, Nagan Raya stok BBM Pertalite kosong Senin (2/8/2021) pagi. 

Terganggu stok BBM jenis Pertalite ternyata sudah terjadi beberapa hari terakhir sehingga banyak pengendara harus beralih ke BBM Pertamax.

Laporan Rizwan |  Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Nagan Raya dilaporkan kembali terjadi kekosongan.

Awalnya krisis kini stok kosong pada Senin (2/8/2021).

Akibatnya banyak pengendara mengeluh di kabupaten itu, bahkan keluhan juga disampaikan pengendara yang melintasi antarkabupaten.

Terganggu stok BBM jenis Pertalite ternyata sudah terjadi beberapa hari terakhir sehingga banyak pengendara harus beralih ke BBM Pertamax.

Informasi diperoleh Serambinews.com, Senin (2/8/2021) pagi, stok BBM Pertalite kosong terjadi di SPBU Gunong Cut Kecamatan Darul Makmur.

Stok kosong juga terjadi di SPBU Blang Muko Kecamatan Kuala dan SPBU Suak Puntong Kecamatan Kuala Pesisir.

Bahkan, SPBU Gunong Cut dan SPBU Suak Puntong terjadi kekosongan Pertalite sejak Minggu.

Tiga SPBU di Nagan Raya itu berlokasi di jalan nasional lintasan  Meulaboh-Nagan Raya-Abdya.

Beberapa pengendara di Nagan Raya kepada Serambinews.com, meminta Pertamina turun ke lokasi serta memastikan stok BBM Pertalite tetap normal.

"Kekosongan Pertalite sudah beberapa hari. Setiap saya ingin mengisi selalu kosong," kata Azis, seorang pengendara di Darul Makmur.

Keluhan sama dikatakan Andi, warga Kecamatan Kuala yang mengeluhkan ketika ke SPBU stok tersedia pada Senin pagi hanya Pertamax.

"Kami meminta stok BBM Pertalite yang merupakan nonsubsidi kembali normal," ujar Andi yang akan ke Meulaboh.

Sementara itu, BBM Pertalite terlihat banyak dijual di kios-kios enceran di Nagan Raya, dengan harga yang lebih mahal sedikit dari yang dijual di SPBU.(*)

Baca juga: Dana PORA Rp 90 Miliar Belum Disalurkan, Wakil Ketua DPRK Pidie Nilai Provinsi Kurang Serius

Baca juga: Bagi yang Ingin Beli Mahar atau Investasi, Berikut 7 Cara Mudah Membedakan Emas Asli dan Palsu

Baca juga: Pemko Buka Kelas Belajar Alquran Gratis

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved