Breaking News:

Berita Bener Meriah

Viral Petani Bener Meriah Buang Tomat Akibat Harga Anjlok dan Permintaan Kurang

Sekarang ini, harga tomat di Bener Meiah hanya Rp 500 rupiah per kilogram sampai dengan Rp 1.000 per kilogram

Penulis: Budi Fatria | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Kondisi tomat yang dibuang oleh pedagang di Pasar Sentral Bale Atu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Senin (2/7/2021). 

Laparan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Petani dan pedagang di Kabupaten Bener Meriah merugi karena harga beli tomat anjlok.

Bukan saja harganya yang anjlok, permintaan pasar juga mengalami penurunan yang diduga akibat pandemi Covid-19.

Harga tomat ditingkat petani dalam sepekan ini mengalami penurunan yang sangat dratis.

Biasanya, harga beli tomat ditingkat petani Rp 3.000 per kilogran sampai dengan Rp 4.000 per kilogram.

Baca juga: Uang Rp 2 Triliun Tak Ada, Ini Awal Kecurigaan dan Begini Kondisi Rumah Anak Akidi Tio di Sumsel

Sekarang ini, harga tomat di Bener Meiah hanya Rp 500 rupiah per kilogram sampai dengan Rp 1.000 per kilogram.

Akibat anjloknya harga dan kurangnya permintaan pasar, petani dan pedagang di Bener Meriah terpaksa harus membuang tomat mereka yang dipanen.

Viralnya, tomat yang dibuang oleh petani di Bener Meriah ini tersebar di akun Facebook (FB) Habib Johan Makmor.

Kemudian juga, pantauan Serambinews.com, di Pasar Tradisonal Balai Atu atau Pasar Sentral Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Baca juga: harga emas hari ini Senin 2 Agustus 2021, Berikut Rincian harga emas per gram

Terlihat, belasan  ton tomat dibuang oleh pedagang di pasar tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved