Video
VIDEO - Bentrok Sunni-Syiah Kembali Pecah di Lebanon Selatan, Tiga Orang Meninggal
Bentrokan terjadi ketika sekelompok orang bersenjata mulai menembaki iring-iringan pengantar jenazah Ali Shibli, yang lewat di wilayah Khalde.
Penulis: Syukrillah Al-Amin | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM, LEBANON – Tiga korban dilaporkan tewas setelah terjadi bentrokan bersenjata antara kelompok Sunni dan Syiah dukungan Hizbullah di bagian Selatan Lebanon, ungkap pejabat militer Lebanon, Minggu (1/8/2021).
Baca juga: Polisi Ungkap Sudah Dua Kali Anak Almarhum Akidi Tio Sebarkan Hoaks, Uang Rp 2 T Dipastikan Nihil
Dikutip dari Anadolu Agency, Kementerian terkait mengungkapkan awal peristiwa terjadi ketika sekelompok orang bersenjata mulai menembaki iring-iringan pengantar jenazah Ali Shibli, yang lewat di wilayah Khalde.
Untuk mengatasi krisis tersebut, pihak keamanan bersenjata lengkap telah diturunkan. “Pihak keamanan akan memberlakukan tembak di tempat jika ada sipil yang terlihat membawa senjata di jalanan,” tambahnya.
Baca juga: Pelaku Vandalisme Menangis di Hadapan Pengurus Masjid, Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Palang Merah juga menyerukan gencatan senjata agar dapat merawat dan membawa sejumlah korban yang terluka ke rumah sakit.
Akibat konflik bersenjata tersebut transportasi dari Beirut ke Sidon dan sebaliknya, ditutup untuk sementara waktu.
Baca juga: VIDEO - Di Polda Sumsel Keluarga Akidi Tio Minta Maaf, Uang Rp 2 Triliun belum Ada
Libanon mengalami krisis politik sejak ledakan besar mengguncang pelabuhan Beirut pada tahun 2020.
Setelah kejadian tersebut, pemerintah mengundurkan diri dan belum dapat membentuk pemerintahan baru. (Anadolu Agency)
Video Editor: Syukrillah