Breaking News:

Tol Sibanceh

Ini Tarif Jalan Tol Sibanceh dari Golongan 1-5, Pintu Tol Krueng Raya-Banda Aceh Terus Dipacu

Dari empat seksi atau ruas jalan tol yang sedang dikerjakan, tiga seksi yaitu Seksi VI, V dan II, ditargetkan akan selesai akhir Desember 2021, sedang

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/HERIANTO
Pintu masuk jalan tol di ruas jalan Krueng Raya-Banda Aceh, di Gampong Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar hampir rampung. Foto direkam, Selasa (3/8/2021). 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT Hutama Karya, selaku penanggung jawab pelaksanaan pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) sepanjang 74,2 Km, bersama rekanan konstruksinya PT Adhi Karya, terus memacu pembangunan fisik jalan tol di Aceh itu.

“Dari empat seksi atau ruas jalan tol yang sedang dikerjakan, tiga seksi yaitu Seksi VI, V dan II, ditargetkan akan selesai akhir Desember 2021, sedangkan seksi I, Padang Tijie, ditargetkan Agustus 2022,” kata Manejer Tehnik, jalan tol Sigli-Banda Aceh dari PT Hutama Karya, Yudha kepada Serambinews.com, Selasa (3/8/2021) di Banda Aceh.

Yudha mengatakan, program pembangunan jalan tol untuk seksi V, dari Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar sampai Kecamatan Darussalam sepanjang 5 Km, realisasi pembangunan fisiknya sudah mencapai 79,04 persen.

Pintu masuk jalan tol, dari jalan nasional Krueng Raya-Banda Aceh, yang terdapat di Gampong Lambada Lhok, Kecamatan Baitusslam, kata Yudha, sudah hampir selesai pekerjaannya.

Jalan masuk tol sepanjang 5 Km, sudah dicor beton, dan telah dipakai untuk pengangkutan bahan material finishing badan jalan tol di depannya. Misalnya untuk penimbunan badan jalan yang belum di cor beton dan lainnya.

Sementara untuk seksi V, Kecamatan Kutabaro, sepanjang 6 Km, realisasi pembangunan fisiknya baru sebesar 47,59 persen, seksi II Kecamatan Lembah Seulawah sepanjang 17 Km, realisasi pembangunan fisiknya sudah mencapai 89,85 persen.

"Ketiga ruas jalan tol itu, kita targetkan akan selesai pada akhir Desember 2021. Sedangkan untuk seksi I, Kecamatan Padang Tijie-Lembah Seulaewah, sepanjang 10 Km, realisasi pembangunan fisiknya baru mencapai 35,34 persen," katanya.

Yudha mengatakan, percepatan pembangunan fisik keempat seksi jalan tol itu, sangat dipengeruhi oleh beberapa faktor. Antara lain, pelaksanaan pembebasan tanahnya, kemudian penyelesaian sengketa tanah keluarga, tanah wakaf, tanah gampong, tanah pemerintah, gugatan tanah di pengadilan dan pemindahan utilitas negara, seperti tiang dan menara listrik, tiang dan menara telkom, penghancuran gedung dan rumah sekolah maupun rumah ibadah yang sudah dibayar.

“Semakin cepat proses pelaksanaan pembebasan tanah dan pemindahan assetnya, maka semakin cepat pembangunan badan jalan tolnya, kita selesaikan bersama PT Adhi Kaya, selaku kontraktor yang mengerjakan pembangunan fisik jalan tol,”ujar Yudha.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved