Breaking News:

Berita Abdya

Gedung Baru KUA Susoh Abdya Mulai Rusak dan Terancam Ambruk, Ini Kata Roni Haldi

Pasalnya, gedung yang menghabiskan anggaran Rp 1,2 miliar bersumber dari surat berharga syariah negara (SBSN) setoran haji itu, ada beberapa bagian

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Bagian belakang gedung baru KUA Susoh mulai rusak dan terancam ambruk, Kamis (5/8/2021) siang 

Pasalnya, gedung yang menghabiskan anggaran Rp 1,2 miliar bersumber dari surat berharga syariah negara (SBSN) setoran haji itu, ada beberapa bagian kini mulai rusak dan hancur, serta cat bangunan mulai mengelupas.

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Gedung baru Kantor Urusan Agama atau KUA Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya) mulai rusak dan terancam ambruk.

Pasalnya, gedung yang menghabiskan anggaran Rp 1,2 miliar bersumber dari surat berharga syariah negara (SBSN) setoran haji itu, ada beberapa bagian kini mulai rusak dan hancur, serta cat bangunan mulai mengelupas.

Salah satu bagian yang paling parah mengalami kerusakan itu adalah bagian pondasi yang berada di belakang kantor tersebut yang mulai retak dan ambruk.

Tak sampai di situ, beberapa bagian samping dan depan kini mulai retak-retak, sehingga bangunan itu sangat mengancam nyawa pengunjung dan pegawai jika ambruk. 

Sementara itu Kepala KUA Susoh, Roni Haldi Lc saat dikonfirmasi Serambinews.com, mengaku kerusakan itu karena diterjang banjir beberapa waktu lalu. 

“Bisa jadi akibat kurang padatnya tanah timbunan, karena itu kerusakan akibat adanya pengikisan tanah dari bawah,” ujar kepala KUA Susoh, Roni Haldi LC.

Ia mengaku persoalan kerusakan gedung baru KUA Susoh itu, pihaknya telah menyurati pihak Kantor Kemenag Abdya untuk disampaikan ke kantor wilayah Kemenag Aceh.

Namun, hingga kini belum ada tindakan apapun untuk diperbaiki. 

“Kalau dibilang asal jadi, saya tidak berani menjawab begitu. 

Tapi kalau kerusakan memang parah dan harus diperbaiki, karena ini rawan dan mengancam nyawa, jika terjadi gempa bumi bisa ambruk (gedungnya) dan memang harus diperbaiki,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved