Breaking News:

Berita Aceh Jaya

Taman Salem Teuka Aceh Jaya Makan Korban,Seorang Anak Tersengat Listrik

Kondisi lampu rusak dan pecah di kawasan taman tersebut sudah terjadi sejak beberapa waktu dan terkesan dibiarkan oleh dinas terkait.

Penulis: Riski Bintang | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Seorang anak dari Musliadi saat sedang bermain di kawasan Taman Saleum Teuka di Calang, foto direkam Rabu malam (4/8/2021) 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Salah seorang anak mengalami kejadian buruk saat bermain dan swafoto di kawasan Taman Saleum Teuka Calang yang berada didepan jalan masuk kompleks kota Calang.

Orang tua anak tersebut, Musliadi yang juga merupakan warga desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee, itu mengatakan jika anaknya tersengat arus listrik di kawasan tersebut.

Musliadi mengatakan kejasian itu terjadi saat dirinya bersama dengan tiga anaknya jalan-jalan dan berfoto ria di kawasan taman tersebut.

Namun, saat hendak pulang salah satu anaknya menyentuh lampu yang sudah pecah dikawasan itu hingga tersengat listrik.

Usai mengalami kejadian itu, dirinya langsung melarikan anaknya ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Teuku Umar untuk mendapatkan perawatan.

"Jadi pas mau pulang, dia megang lampu yang sudah pecah itu, dan kemudian langsung tersengat," jelasnya.

"Beruntung anak saya tidak mengalami luka serius dan masih ada umur panjang, namun demikian anak saya saat ini mengalami trauma yang mendalam lantaran terkejut saat tersengat arus listrik," ungkap Musliadi.

Baca juga: Pasutri Ini Terperangah Saat Temukan Hal Mengerikan di Balik Tembok Rumah Tua yang Baru Dibeli

Baca juga: Front Pemuda Tamiang Tuntut Nova Mundur dari Gubernur Aceh, Gelar Aksi di Depan Stadion Aceh Tamiang

Baca juga: Kalah Dua Kali Berturut-turut dari Dustin Poirier, Bos UFC Umumkan Nasib Conor McGregor ke Depan

Menurutnya, kondisi lampu rusak dan pecah di kawasan taman tersebut sudah terjadi sejak beberapa waktu dan terkesan dibiarkan oleh dinas terkait.

Ia meminta pemerintah melalui dinas terkait untuk dapat mengambil langkah dan sikap agar ke depannya kejadian yang menimpa anaknya tersebut tidak terjadi lagi dan tidak menimpa orang lain lagi.

"Hari ini terjadi pada anak saya dan nyawanya masih diselamatkan tapi kedepan anak orang lain pasti akan dipermasalahkan, apalagi tempat itu selama ramai yang mengunjunginya," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved