Dukung Industri Perikanan di Aceh, 6 Pemuda Dimagangkan ke Kawasan Industri Medan
Saat ini industri pengolahan ikan mulai tumbuh di Aceh. Selain di Kuala Idi, Aceh Timur, di Banda Aceh telah hadir PT Yakin Pasifik Tuna
SERAMBINEWS.COM - Wilayah Aceh dikenal sebagai penghasil ikan laut di Indonesia.
Tangkapan ikan oleh nelayan Aceh tergolong tinggi, terkadang sampai terbuang percuma kala musim ikan.
Saat ini industri pengolahan ikan mulai tumbuh di Aceh.
Selain di Kuala Idi, Aceh Timur, di Banda Aceh telah hadir PT Yakin Pasifik Tuna di kawasan Lampulo.
Seperti dikutip rilis yang dikirim Hasan Basri, Perusahaan ini menampung aneka ikan tangkapan nelayan untuk kemudian diolah dan diekspor ke luar negeri, terutama Jepang.
Sehubungan dengan itu, Disnakermobduk Aceh bersama FKJP mengirim enam pemuda yang selama ini belum mendapatkan pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikan dimagangkan oleh Kawasan Industri Medan (KIM).
Baca juga: Lowongan Kerja BUMN PT Kimia Farma untuk Fresh Graduate Terbaru, Simak Syaratnya
Baca juga: Nurul Akmal Alami Pelecehan di Bandara Soetta, Pemerintah dan KONI Aceh Didesak Lakukan Advokasi
Keenam pemuda itu diantar dan diserahterimakan oleh Kabid Tenaga Kerja Disnakermobduk Aceh, Aswar Ramli Paya, kepada owner PT Multi Sukses Engineering, Hendry Hasan, di KIM II, Jumat (6/8/21).
"Keenam pemuda ini memiliki background pendidikan yang berbeda-beda dan ada diantara mereka yang Sarjana Teknik Mesin. Kami magangkan ke sini agar mereka terampil dalam melakukan perawatan dan perbaikan mesin pendingin ikan yang ada di Aceh," kata Aswar Ramli Paya.
Ditambahkan, mereka akan magang selama empat bulan di KIM termasuk di perusahaan mitra.
"Kegiatan ini didukung oleh APBA 2021," kata Aswar.
CEO PT Multi Sukses Engineering Medan mengatakan, pihaknya selaku perusahaan yang memproduksi aneka mesin pendingin skala besar untuk berbagai industri dengan senang hati akan mendidik anak-anak Aceh agar terampil dalam perawatan mesin, terutama cold storage.
"Nantinya mereka akan direkrut oleh perusahaan mitra kami di daerah-daerah. Transfer ilmu akan kami lakukan dengan baik dan sesuai kebutuhan industri," kata Hendri Hasan.
Baca juga: Apa Itu Body Shaming? Ungkapan Negatif pada Nurul Akmal setelah Pulang dari Olimpiade Tokyo 2020
Baca juga: Fabio Quartararo Tak Sanggup Bayangkan Jika Balapan Tanpa Valentino Rossi: Sungguh Menyedihkan
"Kami akan laporkan kemajuan anak magang per minggu sampai kami betul-betul tahu dimana minat dan bakat mereka. Kami serius maka anak-anak magang juga harus lebih serius," kata Hendri Hasan.
Direktur PT Yakin Pasifik Tuna Banda Aceh, Almer Hafiz Sandi, mengatakan, pihaknya selama ini terkendala mekanik mesin pendingin di tempat usahanya.
"Adanya program magang ini sangat bagus dan menjawab kebutuhan dunia usaha. Kami akan rekrut mereka menjadi karyawan usai magang ini," ujar Almer yang ikut dalam acara penyerahan peserta magang ke KIM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aswar-ramli-paya-bersama-peserta-magang-mendengar-penjelasan-ceo-pt-multi-sukses-engineering.jpg)