Kamis, 18 Juni 2026

Internasional

Dubes Israel Untuk PBB Inginkan Pemerintah Iran Digulingkan, Rezim Garis Keras Harus Diganti

Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan ingin menggulingkan pemerintah Iran, sekaligus merubah rezim Iran berhaluan garis keras.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Dubes Israel untuk PBB, Gilad Erdan 

SERAMBINEWS.COM, TEL AVIV- Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan ingin menggulingkan pemerintah Iran, sekaligus merubah rezim Iran berhaluan garis keras.

“Pada akhirnya, kami pada akhirnya ingin melihat pemerintah Iran digulingkan dan akan ada] perubahan rezim,” jelasnya seperti dikutip kepada Radio Tentara Israel, Sabtu (7/8/2021).

Konflik yang telah lama memanas antara Israel dan Iran telah meluas dari Suriah yang dilanda perang ke beberapa domain dalam beberapa hari terakhir.

Termasuk serangan Iran terhadap sebuah kapal tanker minyak yang mendorong para pejabat Israel untuk menuntut langkah internasional bersama untuk mengganti rezim tersebut.

Komentar Erdan yang dilaporkan bertepatan dengan keributan baru di perbatasan Israel-Lebanon.

Di mana duel serangan roket dan serangan udara telah meningkatkan momok bentrokan besar di sebuah teater di mana konflik bisa terbukti menghancurkan.

Baca juga: Israel Tidak Ingin Berperang Lagi dengan Hizbullah, Balas Serangan Roket dari Lebanon

"Ini adalah situasi yang sangat berbahaya, dengan tindakan eskalasi terlihat di kedua sisi selama dua hari terakhir," misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon, yang dikenal sebagai UNIFIL.

UNIFIL mengatakan secara aktif terlibat dengan para pihak melalui semua mekanisme penghubung dan koordinasi formal dan informal untuk mencegah situasi menjadi tidak terkendali.

Hizbullah Lebanon mengaku bertanggung jawab atas penembakan 19 roket ke Israel pada Jumat (6/8/2021).

Unjuk kekuatan paling dramatis oleh organisasi itu sejak perang 2006 di Lebanon.

Putaran tembakan roket itu datang sebagai tanggapan atas serangan Israel pada Kamis (5/8/2021).

Pihak Israel membalas serangan roket lain yang ditembakkan dari Lebanon.

Meskipun Hizbullah tidak mengaku bertanggung jawab atas fusillade tersebut.

"Ini adalah upaya kelompok teror untuk menunjukkan mereka menguasai wilayah Lebanon selatan," kata seorang juru bicara militer Israel kepada wartawan di Yerusalem

"Setelah faksi nakal Palestina menembakkan roket ke Israel," tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved