Kamis, 21 Mei 2026

Gadis 13 Tahun Dikeroyok Teman-temannya, Berawal Saling Sindir Soal Bra di Grup WhatsApp

Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bukittinggi, Sumatera Barat menjadi korban pengeroyokan.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Liveleak
Ilustrasi Keroyok | Gadis 13 Tahun Dikeroyok Teman-temannya, Berawal Saling Sindir Soal Bra di Grup WA 

"Karena ini seperti sudah terencana, ada yang jemput."

"Awalnya adik saya sedang tidur siang di rumah, selanjutnya datang temannya menjemput dua orang," katanya.

Baca juga: Tujuh Cewek ABG Keroyok Satu Remaja Putri, Dipicu Rebutan Cowok, Berakhir di Kantor Polisi

Baca juga: Tiga Emak-emak Keroyok Seorang Wanita, Jari Tangan Korban Putus Digigit, Pelaku Ditangkap Polisi

Korban pun berangkat ke lokasi kejadian bersama teman-temannya dengan tujuan untuk berdamai.

Namun, saat tiba di lokasi, malah terjadi perkelahian yang membuat adiknya mengalami bengkak pada bagian kepala.

"Awalnya berantem satu lawan satu, terus sesudah itu sudah ramai saja temannya ikut," ujarnya.

Revina menjelaskan, saat korban ditanya siapa saja temannya yang terlibat, korban mengaku tidak melihat dengan jelas.

"Karena dalam video yang sudah tersebar, adik saya menunduk saja, sehingga tidak terlihat orangnya," bebernya.

Diperkirakan, ada sekira 3-4 orang yang terlibat perkelahian dengan korban.

Kondisi korban

Diberitakan Tribun Padang, akibat penganiayan tersebut, N merasakan sakit di sejumlah bagian tubuhnya.

"Saat disisir rambutnya katanya sakit. Mungkin karena ketarik rambutnya," ujar Revina.

Tak hanya itu, punggung dan kepala korban juga masih terasa sakit.

Hal itu membuat korban sulit untuk tidur.

"Kalau kami dari keluarga, untuk kekerasan ini tidak bisa dibiarkan, siapa yang mau adiknya dibegitukan," kata dia.

Revina berharap kejadian yang menimpa adiknya bisa menjadi pelajaran bagi remaja lainnya, agar hal serupa tidak terulang lagi.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved