Selasa, 12 Mei 2026

Covid 19

Ingin Tahu, Bagaimana Vaksin Sinovac dan Efektivitasnya, Simak Ulasan Ini, Mencegah Covid-19

Studi dilakukan terhadap 25.374 tenaga kesehatan di DKI Jakarta periode 13 Januari- 18 Maret 2021 lalu.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
AFP
Vaksin Covid-19 Sinovac asal China 

Studi dilakukan terhadap 25.374 tenaga kesehatan di DKI Jakarta periode 13 Januari- 18 Maret 2021 lalu.

SERAMBINEWS.COM- Pemerintaah mewajibkan semua masyarakat mendapat suntikan vaksin guna mengantisipasi covid-19.

Salah satunya adalah vaksin sinovac, setiap orang mendapat dua dosisn.

Dosis satu berjarak sekira sebulan untuk mendapatkan suntik dosis kedua.

Baru-baru ini Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkap efektivitas vaksin Sinovac dalam mencegah infeksi, perawatan, dan kematian karena Covid-19.

Berdasarkan hasil studi tersebut terungkap pemberian vaksin Sinovac dosis lengkap dapat mencegah 100 persen dari kematian akibat Covid-19 pada hari ke-28.

Studi dilakukan terhadap 25.374 tenaga kesehatan di DKI Jakarta periode 13 Januari- 18 Maret 2021 lalu.

Adapun studi berfokus pada tenaga kesehatan yang telah menerima vaksin dosis pertama maupun dosis lengkap.

Baca juga: Viral, Tomat Dibuang Petani, Aktivis Gayo Desak Pemerintah Aceh Bangun Pabrik Saus di Aceh

Baca juga: Sholat Dhuha, Pahalanya Luar Biasa, Berikut Bacaan Niat dan Doa, Lengkap dengan Waktu Pelaksanaannya

Baca juga: Iran Kembali Membantah Serang Kapal Tanker, Sebut Sebagai Skenario Israel

Dari keterangan yang diterima Sabtu (7/8/2021), hasilnya pemberian vaksin dosis lengkap dapat mencegah 100 persen dari kematian akibat Covid-19 pada hari ke-28.

Kemudian 94 persen mencegah infeksi Covid-19 pada hari ke-28.

Serta 96 persen mencegah perawatan pada hari ke-14.

Sementara untuk efektivitas untuk dosis pertama, didapatkan 13 persen dapat mencegah infeksi Covid-19 pada hari ke-14 serta 53 persen dapat mencegah perawatan pada hari ke-7.

Terhadap lansia

Kemenkes pun melakukan studi efektivitas Sinovac dalam mencegah Covid-19 bergejala dan kematian akibat Covid-19 pada lansia di atas 60 tahun setelah 14 hari menerima vaksinasi.

Studi dilakukan terhadap 86.916 lansia di DKI Jakarta selama periode Maret-April 2021.

Adapun studi berfokus pada lansia yang telah menerima vaksin dosis pertama, dosis lengkap, maupun yang belum menerima vaksinasi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved