Internasional
Malaysia Longgarkan Pembatasan Covid-19, Khusus Bagi Warga Telah Divaksinasi Penuh
Pemerintah Malaysia akan melonggarkan pembatasan lockdown atau penguncian. Khususnya, bagi orang-orang yang telah vaksinasi penuh karena pemerintah
SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia akan melonggarkan pembatasan lockdown atau penguncian.
Khususnya, bagi orang-orang yang telah vaksinasi penuh karena pemerintah berusaha meredakan kemarahan publik terhadap anggapan salah urus pandemi.
Infeksi harian menembus 20.000 untuk pertama kalinya pada Kamis (6/7/2021), meskipun lockdown sejak 1 Juni.
Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, Minggu (8/8/2021) mengatakan pemerintah telah memutuskan untuk memberikan kelonggaran, seperti dilansir AP.
Terutama bagi mereka yang telah divaksinasi penuh karena banyak yang dihadapkan dengan kelelahan pandemi.
Baca juga: Posisi PM Malaysia Muhyiddin Goyang, Dukungan Mayoritas Lenyap
Mulai Selasa (10/8/2021), mereka dapat melintasi distrik untuk bertemu satu sama lain dan orang tua yang anaknya belajar di negara bagian lain.
Muhyiddin mengatakan pariwisata lokal, olahraga dan olahraga luar ruangan non-kontak, serta makan di tempat makan juga akan diizinkan.
Setidaknya delapan negara bagian dan wilayah di mana kasus virus Corona telah menurun.
Sejauh ini, 35% dari populasi negara itu telah divaksinasi penuh, dan Muhyiddin mengatakan ini akan meningkat menjadi 50% pada akhir Agustus 2021.
Malaysia mencatat 18.688 kasus virus Corona pada Minggu (8/8/2021).
Sehingga, jumlah korban virus Corona di negara itu menjadi 1,26 juta orang.
Kematian harian mencapai rekor baru 360, meningkatkan jumlah korban menjadi 10.749 orang.(*)
Baca juga: 2 Warga Aceh Dideportasi dari Malaysia via Jakarta, Difasilitasi BPPA, Pemkab Tanggung Pemulangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perdana-menteri-malaysia-muhyiddin-yassin-3.jpg)