Bocah Derita Hidrosefalus Meninggal Dunia
Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun. Muhammad Khadiun Nafis (2), bocah asal Desa Keutapang, Kecamatan Nisam, Aceh Utara
LHOKSUKON - Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun. Muhammad Khadiun Nafis (2), bocah asal Desa Keutapang, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, yang menderita hidrosefalus (penumpukan cairan di rongga otak), Sabtu (7/8/2021) sekitar pukul 08.00 WIB meninggal dunia. Balita itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUZA), Banda Aceh, setelah dirawat selama 14 hari di RS tersebut.
Nafis kembali dirujuk ke Banda Aceh pada 24 Juli 2021 yang difasilitasi oleh anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma. Melalui stafnya Hamdani alias Matnu, Haji Uma juga menyerahkan bantuan untuk biaya transportasi dan biaya makan orang tua bocah tersebut selama di Banda Aceh.
Saat itu, kondisi bayi tersebut makin menyusut akibat penyakit hidrosefalus yang dideritanya. Putra pasangan Khairiati (39) dan Zulfikar (40), ini sudah tiga kali menjalani operasi untuk mengeluarkan cairan di kepalanya. Operasi pertama dilakukan saat ia berumur tujuh bulan, operasi kedua pada usia 18 bulan, dan operasi ketiga dilakukan baru-baru ini.
Kendati sudah menjalani tiga kali operasi, tapi tubuh bocah tersebut makin kurus. “Kemarin, saya mendapat informasi dari Khairi, anaknya sudah meninggal dunia," ujar Mukhtar alias Aduen Jelas, warga Desa Keutapang, kepada Serambi, Minggu (22/8/2021). Setelah tiba di Nisam sekitar pukul 14.00 WIB, jenazah bocah tersebut dikebumikan di tempat pemakaman keluarganya. (jaf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bayi-hidrosefalus-di-aceh-utara-sudah-tiga-kali-dioperasi-semakin-kurus-kini-dapat-bantuan-haji-uma.jpg)