Internasional
Bulan Sabit Muharram, Tahun Baru Islam Terlihat di Arab Saudi pada Senin Malam
Pengamat di dunia Arab melihat bulan sabit 1 Muharram untuk tahun baru Islam 1443 H sekitar 30 menit setelah matahari terbenam pada Senin (9/8/2021).
SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Pengamat di dunia Arab melihat bulan sabit 1 Muharram untuk tahun baru Islam 1443 H sekitar 30 menit setelah matahari terbenam pada Senin (9/8/2021).
Hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang di ufuk barat saat langit cerah.
Muharram, salah satu dari empat bulan suci adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah.
Sehingga, akan dimulai pada Selasa (10/8/2021), kata Komite Penampakan Bulan Arab Saudi setelah mengadakan pertemuan.
Pihak berwenang di sebagian besar negara Islam telah mengumumkan hari itu sebagai hari libur umum.
Majed Abu Zahira, Kepala Astronomical Society di Jeddah, mengatakan bulan akan menjauh dari cahaya matahari terbenam.
Baca juga: Arab Saudi Buka Pendaftaran Ibadah Umrah, Melalui Aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna
Kemudian, menjadi lebih tinggi di langit dibandingkan dengan malam sebelumnya.
Bahka, beberapa derajat menjauh dari Venus dan Mars.
Setelah beberapa malam, katanya, pengamat akan melihat bahwa sisi permukaan Bulan yang gelap.
Tetapi, diterangi oleh cahaya redup, yaitu cahaya matahari yang dipantulkan dari Bumi dan jatuh di Bulan.
Abu Zahira mengatakan bulan mencapai fase konjungsi pada hari Minggu pukul 16:50 waktu setempat.
Sehingga, mengakhiri siklus konjungsi di sekitar Bumi dan memulai siklus konjungsi baru.
Baca juga: TKW Indonesia di Arab Saudi Terima Rp 577 Juta, Gaji 12 Tahun, Pulang Kembali ke Kampung Halaman
Dia mengatakan hari demi hari, pengamat akan melihat bahwa bulan sabit utuk meningkatkan luminositasnya,
Dimana, akan naik lebih tinggi di langit saat matahari terbenam.
Karena akan tinggal lebih lama setelah awal malam, karena bulan menjauh dari matahari.
Abu Zahira menambahkan kita melihat bulan bergerak ke arah barat setiap hari karena rotasi bumi pada porosnya.
Tetapi pergerakan bulan yang sebenarnya adalah ke arah timur dalam kaitannya dengan bintang-bintang dan planet-planet saat ia berputar mengelilingi bumi.
“Jadi, dengan melihat bulan pada malam-malam mendatang, akan menjadi panduan untuk menentukan lokasi terangnya bintang dan planet di langit malam,” ujarnya.(*)
Baca juga: Kementerian Kebudayaan Arab Saudi Luncurkan Mural Kaligrafi di 10 Kota
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bulan-sabit-1-muharram-di-arab-saudi.jpg)