Breaking News:

Harga Ikan Masih Mahal, baby tuna dilelang Rp 35.000/kg

Kondisi laut yang belum bersahabat akibat angin kencang, berdampak terhadap harga ikan. Di pusat pelelangan ikan

Editor: hasyim
SERAMBI/HERIANTO
Para nelayan membongkar ikan hasil tangkapan, di Dermaga I PPS Kutaradja Lampulo, Banda Aceh, Minggu (8/8/2021). 

BANDA ACEH - Kondisi laut yang belum bersahabat akibat angin kencang, berdampak terhadap harga ikan. Di pusat pelelangan ikan di Dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja Lampulo, Banda Aceh, harga ikan saat ini tergolong tinggi.

Untuk ikan jenis baby tuna dilelang Rp 35.000/kg dari sebelumnya Rp 25.000/kg, ikan salam Rp 25.000/kg atau naik Rp 5.000 per kilogramnya. Cakalang dijual Rp 18.000/kg, cumi-cumi lebih mahal lagi Rp 65.000/kg dari sebelumnya Rp 50.000/kg.

Doyok, pedagang pengumpul ikan di PPS Kutaradja Lampulo, Minggu (8/8/2021) mengungkapkan, mahalnya harga ikan di pusat pasar lelang Lampulo karena menurunnya hasil tangkapan nelatan akibat angin dan gelombang. “Saat ini badai masih kencang dengan tekanan angin 18-20 knot dan ketinggian ombak mencapai 5 meter,” tuturnya.

Kepala UPTD PPS Kutaradja Lampulo, Oni Kandi menambahkan, pada Sabtu (7/8/2021) kapal yang pulang melaut sebanyak 15 unit kapal. Dari jumlah itu, ikan berhasil dibawa pulang 85 ton, atau rata-rata setiap boat membawa 5,6 ton/unit boat. “Hasil tangkapan nelayan masih sedikit karena dalam kondisi laut yang belum bersahabat,” tuturnya.

Sedang pada Minggu kemarin, ada beberapa boat nelayan yang pulang melaut, bongkar ikan di dermaga PPS Kutaradja Lampulo, tapi hasil tangkapan ikannya sedikit. “Satu unit boat membawa pulang ikan sekitar 4 ton. Hasil sebanyak itu tak cukup untuk membiaya operasional,” pungkas Oni.(her)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved