Selasa, 2 Juni 2026

Video

VIDEO - Panen Perdana Madu Trigona di Lambadeuk Aceh Besar, Harga Capai Rp 600 Ribu/Liter

Peternak menggunakan alat vakum untuk menjaga agar propolis tidak rusak. Di pasaran, satu liter madu linot dijual seharga Rp 600 ribu.

Tayang:
Penulis: m anshar | Editor: m anshar

Laporan Muhammad Anshar | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Ketika berbicara tentang lebah biasanya mengacu pada lebah madu yang terkenal dengan sengatannya yang sangat berbahaya.

Ternyata lebah tanpa sengat atau stingless bee juga menghasilkan madu kualitas super yang dikenal dengan madu kelulut.

Peternakan madu trigona, atau dalam bahasa Aceh disebut madu Linot di Aceh Besar dirintis oleh Carbela Rizkan (43) dan Eko Hariono (50) di kawasan pengunungan Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

Usaha yang baru digeluti sejak dua bulan terakhir ini telah menghasilkan tiga hingga empat liter madu linot.

Kharil Fattah (25), peternak madu linot di peternakan madu tersebut mengatakan, untuk memulai budidaya madu yang difermentasi dengan propolis, peternak harus mencari sarang aslinya di alam.

Selanjutnya dibuatkan topping atau tempat produksi madu, agar lebah dapat menghasilkan madu dalam propolis. Dalam satu sarang bisa diproduksi sebanyak satu liter madu.

Saat panen, peternak menggunakan alat vakum untuk menjaga agar propolis atau sarang lebah tidak rusak. Di pasaran, satu liter madu linot dijual seharga Rp 600.000.

Narator: Ardiansyah

Video Editor: M Anshar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved