Nurbaety mengakui masih ada tantangan untuk membangun kembali motivasi belajar sebagian siswa yang sempat menurun akibat lama tidak bersekolah.
Kunjungan ini menjadi momentum penguatan spiritual bagi masyarakat terdampak banjir bandang.
Namun, jumlah yang mampu terserap hanya sebanyak Rp 600 juta untuk 36 penerima kaki palsu.
Jembatan ini merupakan penghubung vital bagi warga dari Teupin Mane, Simpang Jaya, dan Alue Limeng menuju Salah Sirong serta ruas jalan lainnya
Sementara itu, perbaikan permanen pada pipa di Lawe Sikap masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah provinsi Aceh.
Dua unit rumah dilaporkan hilang terbawa arus, yaitu milik Megawati (55) dan Cut Naziati di Dusun Blang Krek yang hanya menyisakan separuh bangunan.
Selain memperingati HAB, kegiatan ini juga menjadi bentuk doa kolektif agar korban banjir diberi kekuatan.
Pemerintah Provinsi Aceh, atas arahan Gubernur Aceh, menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi Kementerian UMKM
Siswa dan guru berkumpul di lapangan tengah sekolah yang juga dikelilingi lumpur untuk mengikuti upacara sederhana.
Pasukan yang bermarkas di Pantailabu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara ini tiba di Aceh Tamiang pada 27 Desember 2025.
Upaya pertama difokuskan pada pembukaan akses jalan antar desa, kecamatan, dan kabupaten yang tertimbun material banjir.
Untuk diketahui Gampong Kandang Kecamatan Kembang Tanjong mengalami banjir sangat parah dengan ketinggian air 50 centimeter.
Rumah warga yang letak lebih dekat dengan Sungai Krueng Meureudue, ternyata terkubur lebih tinggi dengan tanah lumpur.
Warga di Desa Baling Karang saat ini terserang berbagai penyakit pascabanjir dan memerlukan penanganan serius.
Tumpukan kayu gelondongan di lokasi tersebut mencapai ketinggian lebih dari lima meter dengan sebaran hingga puluhan hektare.
Akibat kehilangan mata pencaharian, warga seperti Misnawati, mantan pendodos sawit, terpaksa mengajak anaknya mengais kayu bakar .
Pembersihan dilakukan di area halaman dan seluruh ruangan dalam rumah dengan berkoordinasi bersama warga setempat.
Kedatangan tim dengan peralatan medis lengkap dan obat-obatan berkualitas disambut hangat oleh warga.
Rumah warga yang letak lebih dekat dengan Sungai Krueng Meureudue, ternyata terkubur lebih tinggi dengan tanag lumpur.
Sistem buka tutup dijalankan dengan memberi waktu sekitar satu jam untuk setiap arah sebelum bergantian, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.