Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Kejari Lhokseumawe Segera Kembalikan Berkas Selegram Herlin Kenza ke Polres

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Selebgram  Herlin Kenza yang diduga sebabkan kerumunan di Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe, resmi dijadikan tersangk

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Pribadi
Kasi Pidum Kejari Lhokseumawe, Kardono 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Selebgram  Herlin Kenza yang diduga sebabkan kerumunan di Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe, resmi dijadikan tersangka. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Pihak Kejaksaan Negeri Lhokseumawe memastikan akan segera mengembalikan berkas kasus kerumunan di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe.

Keduan tersangka dalam perkara ini berinisial KS dan HK. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Selebgram  Herlin Kenza yang diduga sebabkan kerumunan di Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe, resmi dijadikan tersangka. 

Ya, tersangka atas kasus dugaan tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan, pada Jumat (23/7/2021).

“Penetapan itu dilakukan setelah penyidik memeriksa tersangka dan delapan saksi, termasuk satu saksi ahli terkait kerumunan yang terjadi di Pasar Inpres, Lhokseumawe,” sebut Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, dalam keterangan tertulis kepada Serambinews.com, Sabtu (24/7/2021) lalu.

Kapolres Lhokseumawe menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum disimpulkan bahwa kerumunan masyarakat di salah satu toko di Pasar Inpres tersebut sudah melanggar Kekarantinaan Kesehatan dengan mengabaikan protokol kesehatan (Protkes).

Hal itu sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 93 undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Jo Pasal 55 KUHP.

“Sudah ditetapkan tersangkanya. Itu berdasarkan pemeriksaan baik terduga  maupun saksi-saksi, termasuk satu ahli hukum pidana,” jelas Kapolres Lhokseumawe.

Kemudian pada Rabu (4/8/2021), Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim)  Polres Lhokseumawe melimpahkan berkas kasus kerumunan di Pasar Inpres ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Di mana dalam satu berkas langsung dua tersangka, yakni HK dan KS.

“Berkas perkara (Tahap-1)  atas nama tersangka KS dan HK telah dikirimkan oleh Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawke," kata Kajari Lhokseumawe, Mukhlis melalui Kasi Pidum, Kardono kepada Serambinews.com, saat itu.

Menurut Kardono, selanjutnya Jaksa akan melakukan penelitian terhadap berkas perkara dimaksud.

"Tahap selanjutnya jaksa akan melakukan penelitian berkas, apakah berkas perkara tersebut sudah lengkap atau perlu dilengkapi lagi oleh penyidik," kata Kardono.

Kardono, yang dihubungi kembali, pada Minggu (15/8/2021), menyatakan, kalau pihaknya sudah meneliti berkas tersebut. 

"Hasilnya, kita nyatakan belum lengkap," katanya, tanpa menyebutkan apa saja item yang belum lengkap di berkas tersebut.

Lanjut Kardono, bila tidak Senin besok, maka Selasa lusa, pihaknya akan mengembalikan berkas ke penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe, sekaligus memberi petunjuk atau P19 untuk bisa dilengkapi kembali. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved