Senin, 27 April 2026

Afghanistan Dalam Dua Tangkapan Layar, Wartawati CNN Sebelum dan Sesudah Taliban Merebut Kabul

kejatuhan kota-kota Afghanistan ke tangan Taliban secara berurutan, seperti mengulang sejarah 20 tahun lalu ketika pasukan Amerika menyerbu negeri itu

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Zaenal
Twitter @clarissaward
Clarissa Ward, reporter CNN sebelum dan sesudah Taliban menguasai Kabul, Afghanistan. 

SERAMBINEWS.COM – Mata dunia dalam tiga hari terakhir tertuju ke Afghanistan.

Berbagai video yang beredar di media sosial dan media massa internasional memperlihatkan kota-kota Afghanistan jatuh ke tangan Taliban secara berurutan.

Puncaknya adalah jatuhnya ibukota negara Kabul ke tangan kelompok Taliban pada Minggu 15 Agustus 2021.

Jon Lee Anderson, repoter The New Yorker dalam artikel yang dipublikasikan pada Jumat 13 Agustus 2021 menulis, kejatuhan kota-kota Afghanistan ke tangan Taliban secara berurutan, seperti mengulang sejarah 20 tahun lalu, ketika pasukan Amerika menyerbu negeri di Asia tengah itu.

“Dua puluh tahun yang lalu, saya melaporkan dari Afghanistan ketika musuh-musuh Taliban merebut kota-kota yang sama dari mereka, dalam serangan militer dukungan AS yang singkat namun tegas setelah serangan 9/11,” tulis Anderson.

Kala itu, kata dia, Amerika mengumandangkan perang melawan, dan aksi militer Amerika yang berlangsung terselubung dalam determinisme yang disengaja atas nama kebebasan dan melawan tirani.

Untuk sesaat, perang itu diberkati oleh hal yang langka: dukungan publik, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Di tengah kengerian serangan Al Qaeda di Amerika Serikat, sebagian besar orang Amerika yang disurvei percaya bahwa negara itu melakukan ‘hal yang benar’ dalam berperang di Afghanistan,” tulis Anderson.

Namun, tingkat dukungan itu tidak bertahan lama, tetapi perang melawan teror berhasil, dan begitu pula ekspedisi militer ke Afghanistan, yang berlangsung tanpa kepastian selama dua dekade dan sekarang berakhir dengan aib, kata Anderson.

Baca juga: Taliban Bicara Pemerintahan Baru di Afghanistan

Baca juga: Warga Berlarian ke Bandara Hendak Tinggalkan Afghanistan, Taliban Janji Tidak Akan Ada Balas Dendam

Repoter CNN Pun Berhijab

Catatan Jon Lee Anderson adalah salah satu sisi lain dari sekian banyak berita di media massa dan media sosial tentang ‘keberhasilan’ Taliban menguasai penuh Afghanistan.

Selain tentang catatan Jon Lee Anderson, ada cerita unik lain di tengah situasi mencekam, ketika orang-orang di Kabul berlarian menyelamatkan diri di bandara Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul.

Cerita unik dimaksud adalah perubahan penampilan reporter perempuan CNN, Clarissa Ward, sebelum dan sesudah Taliban menguasai Kabul.

Clarissa Ward, Kepala Koresponden Internasional CNN adalah salah satu wartawan internasional yang melakukan liputan di masa-masa genting di Afghanistan.

Penelusuran Serambinews.com pada akun Twitter @clarissaward, dalam sebuah video Ward, terlihat menyampaikan laporan ke studio CNN di New York tentang situasi terkini di Kabul, Afghanistan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved