Video
VIDEO Kronologi Keluarga Pasien Mengamuk dan Ancam Nakes, tak Sabar Tunggu Panggilan Operasi
Humas RSUD Bima, dr M Akbar menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/8/2021) pagi.
Penulis: Thesi Suryadi | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM - Beberapa waktu lalu sebuah video yang memperlihatkan keluarga pasien mengamuk dan mengancam tenaga kesehatan (nakes) viral di media sosial.
Peristiwa yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) bahkan sempat menggegerkan warga.
Terkait hat itu, pihak kepolisian membeberkan kronologi kejadiannya.
Dalam video yang beredar, keluarga pasien itu marah kepada perawat yang bertugas.
Hal itu lantaran petugas tidak bergerak cepat membantu anggota keluarga mereka yang butuh penanganan.
Humas RSUD Bima, dr M Akbar menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/8/2021) pagi.
• Pria Pengangguran Ini Tipu Keluarga Pasien Covid-19, Modus Jual Oksigen Rp 7,5 Juta di Medsos
• Keluarga Pasien Pukul Perawat di Garut, Rahang Korban Memar, Aparat Kantongi Identitas Pelaku
• Terkait Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan, Ini Tanggapan Kepala Puskesmas Manggeng
Dikutip dari TribunLombok.com, kejadian itu berawal saat ada satu pasien rujukan yang mengalami luka terkena busur panah.
Pihak keluarga pun meminta untuk secepatnya dilakukan operasi.
Menurutnya, sebelum tindakan operasi dilakukan, ada beberapa tahapan yang harus dilalui pasien dan keluarga.
Perawat harus menjalankan sejumlah pemeriksaan kemudian diputuskan bahwa pasien baru bisa dioperasi pukul 09.00 Wita.
Namun pihak keluarga tak sabar menunggu dan ngotot untuk segera dilakukan operasi. (Tribun-Video.com/TribunLombok.com)
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Keluarga Pasien Mengamuk dan Ancam Nakes RSUD Bima Pakai Senjata Tajam
Video Editor: Thesi Suryadi