Breaking News:

Update Corona di Banda Aceh

Covid-19 di Banda Aceh Menyasar Kelompok Anak, Ketua DPRK Minta Pemerintah Waspada

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Wali Kota Banda Aceh untuk segera mengambil langkah-langkah antisipasi, agar angka covid-19 bisa menurun.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar       

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengingatkan pemerintah agar mewaspadai peningkatan angka terpapar covid-19 di Kota Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Paripurna Dewan, Pada Senin (16/8/2021).

Farid Nyak Umar merasa prihatin kenaikan angka penyebaran atau kasus positif covid-19 di Banda Aceh, makin meningkat.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, kata dia, pada Sabtu 14 Agustus 2021, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 102 orang dan dua meninggal dunia.

”Sementara berdasarkan data dari Pemerintah Aceh (https://covid19.acehprov.go.id), pada hari minggu 15 Agustus 2021, kasus positif covid-19 di Aceh bertambah 310 orang dan 10 meninggal,” kata Farid Nyak Umar saat menyampaikan sambutanya dalam rapat paripurna dewan.

Farid menjelaskan sejak covid-19 di Banda Aceh pada Maret 2020, belum pernah tembus 100 orang per hari.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada Wali Kota Banda Aceh untuk segera mengambil langkah-langkah antisipasi, agar angka covid-19 bisa menurun.

”Oleh karena itu kami meminta kepada pemerintah mewaspadai kenaikan ini,” ujarnya.

Baca juga: Amerika Serikat Sebut Taliban Tidak Lebih Sebulan Kuasai Pemerintahan Afghanistan

Baca juga: 6 Ton Sampah Berhasil Dikumpulkan Dari Depo WCP di Sejumlah Gampong

Baca juga: Mobil Goyang Digerebek Warga, Ada Pria dan Wanita Tanpa Busana, Diduga Anak Pengusaha

Berdasarkan data terbaru dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, peningkatan kasus baru tidak hanya terjadi pada kelompok orang dewasa, tetapi infeksi covid-19 itu juga terus menyasar kelompok anak yang turut menunjukkan peningkatan.

”Dalam minggu ini, ada empat orang anak meninggal dunia karena covid-19. bahkan dua hari belakang anak-anak yang meninggal dunia bukan anak-anak yang memiliki penyakit penyerta, tapi adalah anak-anak yang sehat,” ujarnya.

Farid juga menyarankan agar Pemko Banda Aceh juga perlu membuka layanan kontak pelacakan (tracing) berbasis tes swab PCR untuk mendapati kasus-kasus baru, tidak hanya bagi mereka yang bergejala, tetapi juga mereka yang tidak bergejala.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved