Breaking News:

Info Kesehatan

Orang Tua Wajib Baca! Berikut Ini Syarat dan Kriteria Anak yang Tidak Boleh Divaksin Covid-19

Vaksinasi Covid-19 kepada anak juga diperlukan untuk persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka.  Namun, tidak semua anak dan remaja boleh menerima...

Editor: Eddy Fitriadi
Saudi Press Agency
ILUSTRASI Seorang siswa disuntik Vaksin Covid-19 di salah satu pusat vaksinasi di Arab Saudi. Tidak semua anak dan remaja boleh menerima vaksin Covid-19. Untuk itu, para orang tua wajib tahu syarat dan kriteria anak yang tidak boleh divaksin Covid-19. 

SERAMBINEWS.COM - Anak-anak dan remaja dengan rentang usia 12-17 tahun belakangan ini mulai dianjurkan untuk menerima vaksin Covid-19.

Hal ini sebagai upaya memproteksi kalangan muda dari paparan virus yang sangat menular itu.

Sebagaimana diketahui, vaksin akan merangsang pembentukan kekebalan terhadap penyakit.

Tubuh akan mengingat virus pembawa penyakit, mengenali, dan mampu melawannya. 

Vaksinasi Covid-19 kepada anak juga diperlukan untuk persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka. 

Namun, tidak semua anak dan remaja boleh menerima vaksin Covid-19.

Untuk itu, para orang tua wajib tahu syarat dan kriteria anak yang tidak boleh divaksin Covid-19.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, ini syarat vaksin untuk anak usia 12 hingga 17 tahun: 

-Membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP)/ Kartu Keluarga (KK)/ Kartu Identitas Anak (KIA)/ dokumen lainnya yang mencantumkan NIK. 
-Lolos observasi kesehatan di tempat vaksin. 
-Mendapatkan izin orang tua. 
-Membawa pre-skrining yang sudah dicetak (khusus pendaftaran melalui JAKI). 
-Membawa bolpoin. 

Sementara itu, berikut kriteria anak yang tidak boleh menerima vaksin: 

-Sedang demam 37,5 derajat Celcius atau lebih.
-Penyintas Covid-19 kurang dari 3 bulan sebelumnya. 
-Melakukan imunisasi lain kurang dari 1 bulan sebelumnya. 
-Hamil. 
-Hipertensi tidak terkendali. 
-Diabetes tidak terkendali. 
-Sedang pengobatan imunosupresan. 
-Memiliki penyakit kronik tidak terkendali (imunisasi untuk penyakit kronik, anak kanker dalam fase pemeliharaan, auto imun dapat mengikuti panduan imunisasi umum dengan berkonsultasi dengan dokter penanggung jawab). 
-Penyakit Sindrom Guillain Barre, Mielitis transerva, Acute demyelinating encephalomyelitis. 

Adapun efek samping yang bisa muncul usai vaksin Covid-19 pada anak antara lain nyeri otot, sakit kepala, demam, panas dingin, dan mual. 

Setelah anak divaksin, perlu diingat bahwa vaksin tidak 100% membuat anak kebal dari Covid-19. Namun, akan mengurangi dampak yang ditimbulkan jika tertular. 

Anak tetap wajib mematuhi protokol kesehatan meski sudah divaksin, karena dibutuhkan waktu 14 hari sampai antibodi terbentuk.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Syarat dan kriteria anak yang tidak bisa divaksin Covid-19 serta efek sampingnya"

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved