Selasa, 28 April 2026

Kesehatan

4 Mitos Diabetes yang Masih Dipercaya, Termasuk Anggapan Soal Insulin

Banyak orang masih salah paham soal diabetes. Dari dianggap sepele hingga takut insulin, ini fakta yang perlu diluruskan.

Editor: Amirullah
freepik
4 Mitos Diabetes yang Masih Dipercaya, Termasuk Anggapan Soal Insulin 

SERAMBINEWS.COM – Diabetes bukan lagi penyakit asing. Namun, di balik tingginya jumlah penderita, masih banyak anggapan keliru yang beredar di masyarakat.

Kesalahpahaman ini bukan sekadar soal informasi, tapi bisa berdampak langsung pada cara seseorang menangani penyakitnya. Jika dibiarkan, risiko komplikasi pun bisa meningkat.

Secara umum, diabetes terjadi ketika kadar gula darah terus tinggi karena tubuh tidak cukup memproduksi insulin atau tidak mampu menggunakannya secara efektif.

Melansir Healthline, berikut beberapa mitos yang masih sering dipercaya:

1. Diabetes Bukan Penyakit Serius

Masih banyak yang menganggap diabetes sebagai penyakit ringan. Padahal, ini adalah kondisi kronis yang bisa memicu komplikasi serius.

Faktanya, dua dari tiga penderita diabetes meninggal akibat masalah kardiovaskular, seperti serangan jantung atau stroke.

Meski begitu, penyakit ini tetap bisa dikontrol dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup.

2. Penderita Diabetes Tidak Memproduksi Insulin

Anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

Pada diabetes tipe 2, tubuh biasanya masih memproduksi insulin saat awal diagnosis. Namun, insulin tersebut tidak bekerja efektif dalam mengatur gula darah.

Seiring waktu, pankreas bisa kelelahan sehingga produksi insulin menurun dan pasien mungkin membutuhkan tambahan insulin dari luar.

3. Kadar Gula Darah Bisa Dirasakan

Sebagian orang merasa bisa mengenali kapan gula darah naik atau turun.

Namun, ini bukan cara yang akurat. Satu-satunya cara memastikan kadar gula darah adalah dengan pemeriksaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved