Breaking News:

Daftar Pencarian Orang

Polisi Buru Usman DPO Kasus Korupsi Dana Bagi Hasil-Cukai Hasil Tembakau, Kerugian Negara Rp457 Juta

Ir Usman menjadi DPO setelah Polres Bener Meriah menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi...

Penulis: Budi Fatria | Editor: Eddy Fitriadi
Dok Polisi
Usman, pensiunan PNS Dishutbun Bener Meriah masuk DPO polisi. Polres Bener Meriah sejak tanggal 14 Desember 2020, telah mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Ir Usman, seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bener Meriah. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Polres Bener Meriah sejak tanggal 14 Desember 2020, telah mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Ir Usman, seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bener Meriah.

Status DPO tersebut berdasarkan surat permintaan dari Polres Bener Meriah nomor B/124/XII/RES.3.3/2020 /Reskrim, berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP-A/39/VII/RES.7.4/2019, tanggal 17 Juli 2019.

Ir Usman menjadi DPO setelah Polres Bener Meriah menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Bagi Hasil-Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) tahun 2013 dengan kerugian negara Rp 457.400.000.

Dalam kasus itu, Satreskrim Polres Bener Meriah telah menetapkan dua orang tersangka, yaitu AR selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sudah ditahan.

Kemudian, Usman sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang saat ini masih berstatus sebagai DPO.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Surya Prabowo SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Dr Bustani SH MH kepada Serambinews.com, Minggu (22/8/2021) membenarkan pihaknya kembali menayangkan DPO terhadap Ir Usman dalam kasus dugaan korupsi DBH-CHT tahun 2013 dengan kerugian negara Rp 457.400.000.

“Tahun 2020 telah pernah ditayangkan status DPO yang bersangkutan, sekarang kembali kita tayangkan agar dapat segera ditemukan. Ini bentuk keseriusan kita dalam menangani perkara ini,” ujar Iptu Bustani.

Untuk itu, Bustani mengharapkan partisipasi masyarakat apabila mengetahui keberadaan yang bersangkutan untuk dapat menghubungi dirinya ataupun Kanit Opsnal Polres Bener Meriah.

“Apabila melihat atau menemukan informasi terkait DPO ini, dapat menghubungi saya ke nomor HP: 085277983031 (Kasat Reskrim) atau 082387373736 (Kanit Opsnal),” tegas Bustani.

Ia menambahkan, DPO tersebut dalam kasus dimaksud menjabat sebagi PPTK, dan yang bersangkutan melakukan perbuatan korupsi bersama-sama dengan AR.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved