Jumat, 1 Mei 2026

Internasional

Beredar Rekaman Video Mengerikan, Taliban Eksekusi Kepala Polisi Afghanistan

Sebuah video mengerikan muncul untuk menunjukkan Taliban mengeksekusi seorang kepala polisi Afghanistan.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Twitter
Kepala Polisi Afghanistan Jenderal Haji Mullah Achakzai saat masih aktif (kiri) dan saat dieksekusi oleh Taliban dengan mata tertutup. 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Sebuah video mengerikan muncul untuk menunjukkan Taliban mengeksekusi seorang kepala polisi Afghanistan.

Hanya beberapa hari setelah kelompok itu berjanji tidak membalas dendam terhadap mantan lawan menyusul pengambilalihan mereka di Afghanistan.

Video grafis, yang beredar di Twitter, menunjukkan Jenderal Haji Mullah Achakzai berlutut sambil ditutup matanya dan diborgol sebelum ditembak mati.

Jenderal Achakzai adalah Kepala Provinsi Badghis dekat Herat di Afghanistan.

Dia dilaporkan ditangkap oleh Taliban setelah merebut kekuasaan di daerah itu pekan lalu, lansir Business Insider, Minggu (22/8/2021).

Baca juga: Beredar Video Hashmat Ghani Ahmadzai Adik Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Dukung Taliban

Penasihat keamanan Afghanistan Nasser Waziri, yang secara pribadi mengenal Achakzai kepada Newsweek mengatakan:

"Taliban telah membagikan video tersebut melalui jaringan afiliasi dan telah diverifikasi oleh pejabat pemerintah."

"Dia dikepung oleh Taliban dan tidak punya pilihan selain menyerah tadi malam."

"Taliban menargetkan Achakzai karena dia adalah pejabat tinggi intelijen."

Jenderal, di akhir tahun 60-an itu merupakan seorang komandan berpengalaman yang telah berperang melawan Taliban selama beberapa dekade.

Baca juga: Wanita Afghanistan Melahirkan di Dalam Pesawat Militer AS

Meskipun ada jaminan dari Taliban, tidak akan mengambil tindakan terhadap musuh-musuh mereka, kelompok itu dilaporkan telah memulai penyelidikan dari pintu ke pintu.

Mereka mencoba mengidentifikasi mantan sekutu AS, menurut sebuah laporan PBB.

Banyak mantan pejabat pemerintah sekarang bersembunyi dan takut akan nyawa mereka.

Nasser Waziri kepada Newsweek mengatakan dia dan penasihat senior lainnya telah membuat obrolan grup pribadi online.

Mencakup hingga 100 pejabat Afghanistan yang pernah bekerja dengan pemerintah sipil untuk melacak keberadaan individu dan memastikan aman dari Taliban.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved