Aplikasi Sigolabang
Perbaiki Tata Kelola Aset Daerah, Pemkab Bireuen Adopsi Aplikasi Sigolabang Banda Aceh
Kerja sama tersebut ditandai dengan pembukaan kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Oproom Kantor Bupati Bireuen, Senin (23/8/2021) pagi.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pemkab Bireuen menjalin kerja sama dengan Pemko Banda Aceh, Senin (22/08/2021) dalam hal replikasi, adopsi, dan sosialisasi Aplikasi Sistem Agregasi Tata Kelola Pelaporan Barang Milik Daerah (Sigolabang).
Kerja sama tersebut ditandai dengan pembukaan kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Oproom Kantor Bupati Bireuen, Senin (23/8/2021) pagi.
Asisten Administrasi Umum Kabupaten Bireuen, Dailami SHut dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pemko Banda Aceh yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berbagi ilmu tentang penggunaan aplikasi Sigolabang.
"Niat baik ini tentu tidak dapat kami balas. Semoga Allah SWT mencatatnya sebagai amal baik dari rekan-rekan sekalian," ujarnya.
Dailami menjelaskan, pengelolaan aset daerah saat ini menjadi pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan oleh Pemkab Bireuen.
Sejak dimekarkan dari Aceh Utara pada tahun 1999, permasalahan aset selalu menjadi catatan dalam pemeriksaan tahunan oleh BPK.
"Maka dari itu, saya berharap kepada peserta yang dikirimkan oleh masing-masing OPD dapat serius dalam mempelajari penggunaan aplikasi ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi permulaan dalam perbaikan tata usaha aset daerah," harapnya.
Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Drs Tarmizi Yahya MM menyebutkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut penandatanganan MoU antara Pemko Banda Aceh dan Pemkab Bireuen.
"Bicara pengelolaan aset memang cukup rumit. Banda Aceh sendiri butuh waktu 13 tahun untuk menata aset-aset yang ada. Alhamdulillah, pada tahun 2017 lahir aplikasi Sigolabang yang diinisiasi oleh Bidang Aset BPKK Banda Aceh. Kelahiran aplikasi ini sangat membantu Pemko Banda Aceh dalam mengelola aset," ungkap Tarmizi.
Secara singkat, Tarmizi menjelaskan, Sigolabang diciptakan untuk memberikan koneksi antara aplikasi Administrasi Pengadaan dan SIPKD, yang disertai perubahan tata kelola pengelolaan Barang Milik Daerah khususnya penatausahaan BMD agar dapat menjadi lebih tertib, efektif, dan optimal.
"Aplikasi ini akan terus dikembangkan dan semoga ke depannya aplikasi Sigolabang bisa menyediakan seluruh menu transaksi Pengelolaan Barang Milik Daerah mulai dari perencanaan kebutuhan sampai dengan Penghapusan Barang Milik Daerah," jelasnya.
Terakhir, Tarmizi juga mengucapkan ribuan terima kasih atas penyambutan yang diberikan oleh Pemkab Bireuen kepada rombongan Pemko Banda Aceh.
Selain Tarmizi, turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Bagian Pemerintahan Drs Fahmi MSi, Kepala Bidang Aset BPKK Banda Aceh Harisman S STP M EcDev tm IT BPKK Banda Aceh, serta staf dan jajaran lainnya. (*)