Breaking News:

Info KPC PEN

Banyak Daerah Turun Level Karena PPKM, Tersisa 4 Wilayah yang Masih Berstatus Level 4

Tingkat Keterisian TT (BOR) sudah membaik, secara nasional BOR TT Covid-19 cukup rendah yaitu hanya 32,9% (BOR Isolasi 31,5% dan BOR Intensif 46,9%).

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan PPKM akan terus berlaku selama pandemi. Penentuan levelnya akan menyesuaikan dengan kondisi dan perkembangan di masing-masing daerah. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak awal Juli 2021 lalu di seluruh wilayah di Indonesia sudah menunjukkan perbaikan, jumlah Kasus Aktif dan Tingkat Keterisian RS (BOR) semakin menurun setelah berada di puncaknya pada 15 Juli 2021 lalu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Evaluasi dan Penerapan PPKM secara virtual, di Jakarta, Senin (23/8/2021) mengatakan, PPKM akan terus berlaku selama pandemi. Penentuan levelnya akan menyesuaikan dengan kondisi dan perkembangan di masing-masing daerah.

“Statusnya berlaku setiap satu sampai dua minggu sekali, berdasarkan rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Presiden setiap minggunya,” jelas Airlangga.

Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), per 23 Agustus, total kasus Covid-19 secara nasional tercatat sebanyak 290.518 kasus.

Baca juga: Nenek 60 Tahun Dibunuh Tetangga, Mayat Ditemukan di Kebun Jagung, Korban Dituduh Dukun Santet

Tingkat Kesembuhan (Recovery Rate) nasional mencapai 89,52%, namun lebih tinggi dari Global yang sebesar 89,48%. Kesembuhan per wilayah adalah Jawa & Bali (91,59%), Nusa Tenggara (89,51%), Kalimantan (86,54%), Sulawesi (85,02%), Sumatera (84,40%), dan Maluku & Papua (79,16%). Sedangkan Tingkat Kematian (CFR) per 23 Agustus 2021, memang masih terdapat beberapa daerah yang memiliki persentase di atas nasional yang sebesar 3,19% (CFR Global 2,09%).

Tingkat Keterisian TT (BOR) sudah membaik, secara nasional BOR TT Covid-19 cukup rendah yaitu hanya 32,9% (BOR Isolasi 31,5% dan BOR Intensif 46,9%). Untuk daerah Luar Jawa-Bali, angka BOR 41,6%, dan tidak ada yang melebihi 60%. Sedangkan untuk wilayah Jawa-Bali BOR sebesar 27,7%.

Untuk luar Jawa Bali juga ada perkembangan level asesmen yang sedikit membaik, Provinsi yang Level 4 mengalami penurunan dari 11 Provinsi menjadi 7 Provinsi.

Baca juga: Tiga Kabar Duka Menyelimuti Aceh, Waled Marhaban, Prof Jamaluddin Ahmad, dan Ayah Cut Meyriska

Sedangkan di tingkat Kabupaten/Kota juga ada perbaikan, yaitu untuk Level 4, mengalami penurunan dari 132 Kab/Kota menjadi 104 Kab/Kota. Sementara Level 3, mengalami kenaikan dari 215 Kab/Kota menjadi 234 Kab/Kota. Lalu Level 2, mengalami kenaikan dari 39 Kab/Kota menjadi 48 Kab/Kota.

Airlangga menjelaskan, untuk mobilitas masyarakat, mengalami penurunan cukup tajam selama periode 1 Juli sampai 18 Agustus 2021, namun melandai dalam beberapa hari terakhir, sehingga perlu ditekan kembali agar mobilitas masyarakat dapat dikendalikan sehingga penambahan kasus bisa minimal.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved