Breaking News:

Farid Ajak Masyarakat Budayakan Membaca

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengajak masyarakat, khususnya anak muda untuk menjadikan membaca

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengajak masyarakat, khususnya anak muda untuk menjadikan membaca sebagai budaya. Apalagi saat ini akses informasi sangat mudah diperoleh.

Dorongan itu disampaikan dalam kegiatan webinar bertajuk Perpustakaan dan Pustakawan sebagai Pilar Literasi Informasi Daerah yang diselenggarakan Komisi I DPRK Banda Aceh, Senin (23/8/2021). Farid menyampikan hal itu mengingat budaya membaca masyarakat Aceh sangat rendah.

Hasil penelitian Kemendikbud yang dirilis pada 2019, indeks aktivitas literasi dan membaca di Indonesia berada pada angka 37,32 dari skala 0—100. Untuk Aceh, sebut Farid, berada di posisi 34,37 atau berada di bawah angka rata- rata nasional. Sementara berdasarkan data Unesco, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,01 persen.

“Artinya, hanya 1 dari 1.000 orang yang punya minat baca tinggi di Indonesia,” kata Farid. Sementara lembaga Most Littered Nation in the World juga mencatat bahwa tingkat literasi Indonesia berada di urutan ke-60 dari 61 negara yang diteliti. Hanya Botswana yang peringkatnya lebih tinggi dari Indonesia yaitu peringkat 61, artinya ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap literasi masih sangat kurang. Salah satu faktor berkurangnya minat literasi masyarakat karena besarnya rasa malas.

“Hal seperti ini juga perlu dievaluasi, kita harus memperbaiki lagi pemikiran kita mengenai konsep membaca,” kata Farid mengingatkan. Selain itu, Farid berhrap masyarakat Banda Aceh memiliki kemudahan dalam mengakses informasi, data atau buku yang ingin dibaca melalui smartphone ataupun teknologi lainnya. “Literasi digital adalah keharusan di tengah semakin intensifnya penggunaan internet oleh masyarakat, di mana saat ini terdapat 196,7 juta warganet di Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi I DPRK Banda Aceh ini berlangsung secara daring dan turut menghadirkan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Ketua Komisi I Musriadi Aswad. Selain itu Timbalan Bahagian Penyelidikan, Pembelajaran dan Rujukan Perpustakaan Tun Abdul Razak University Teknologi Mara, Mohd Ismail Bin Abidin, Kepala Pusat Data dan Informasi Perpustakaan Nasional, Taufiq Abdul Gani, aktivis perpustakaan, Zikrayanti, dan Pembina Forum Aceh Menulis, Yarmen Dinamika.(mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved