Sabtu, 25 April 2026

Liga 1 dan Liga 2 Digelar Tanpa Penonton, Pemain dan Ofisial Wajib PCR dan Vaksin

Kapolri menyebutkan, syarat pertama yaitu kompetisi harus digelar dengan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa penonton yang hadir ke stadion

Editor: bakri
FOTO KEMENPORA.GO.ID/DIVISI HUMAS MABES POLRI
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyerahkan izin pelaksnaan Liga 1 dan Liga 2 kepada Menpora, Zainudin Amali, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/8/2021). 

* Kapolri Keluarkan Izin

Kapolri menyebutkan, syarat pertama yaitu kompetisi harus digelar dengan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa penonton yang hadir ke stadion. Tidak hanya itu, pemain maupun ofisial klub diminta untuk vaksin terlebih dulu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan lampu hijau bergulirnya kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2. Namun, sejumlah syarat harus dipenuhi oleh pihak penyelenggara kompetisi. Kapolri menyebutkan, syarat pertama yaitu kompetisi harus digelar dengan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa penonton yang hadir ke stadion.

Tidak hanya itu, pemain maupun ofisial klub diminta untuk vaksin terlebih dulu. "Pelaksanaannya pun tentu dengan penegakan protkes secara ketat terhadap pemain dan ofisial yang akan melaksanakan pertandingan. Harus sudah dua kali vaksin," kata Listyo seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/8/2021).

Listyo juga meminta semua pemain dan ofisial yang bakal hadir di arena stadion untuk membawa hasil PCR negatif Covid-19. "Saat akan giat satu hari sebelumnya harus pemeriksaan PCR untuk pastikan bahwa pemain maupun ofisial dalam kondisi negatif dari Covid-19. Dan selesai giat kembali dilaksanakan pemeriksaan swab PCR atau antigen," kata Kapolri.

Kapolri menambahkan, pihaknya juga membatasi jumlah ofisial maupun pemain yang dapat hadir di stadion. Nantinya, setiap stadion akan dipasang aplikasi Pedulilindungi. "Aplikasi bisa digunakan untuk double cek. Bantu pengecekan terkait aturan protokol kesehatan. Dan ini sudah menjadi kesepakatan. Ini wajib dipatuhi karena kita masih menjaga agar laju pertumbuhan Covid-19 betul-betul bisa diminimalkan," jelasnya.

Ia mengharapkan pelonggaran perizinan Liga 1 dan Liga 2 ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah agar aktivitas olahraga dapat terus berjalan. "Di satu sisi kita maklum dan diberikan kelonggaran agar giat-giat bisa mulai beraktivitas sehingga semuanya bisa berjalan seiring laju pertumbuhan Covid ditekan. Di sisi lain, giat di bidang ekonomi dan olahraga di bidang lain perlahan-lahan kita longgarkan," tukasnya.

Listyo mengungkapkan, pelaksanaan kompetisi nantinya tetap harus memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Kompetisi ini nantinya digelar tanpa penonton di stadion. "Tentunya tetap harus melaksanakan prokes yang ketat. Oleh karena itu kita sepakat dan ini sudah disetujui oleh PSSI, serta para pemilik klub Liga 1 dan 2. Tadi (kemarin-red) juga kami minta disepakati untuk rekan-rekan pemimpin suporter bola untuk penyelenggaraan kali ini kita kawal dilaksanakan dengan tanpa penonton," ujar Kapolri.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali mengatakan, pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 harus dilakukan secara hati-hati dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. “Saya datang ke Pak Kapolri untuk menanyakan kelanjutan Liga 1 dan Liga 2, dan dalam rapat koordinasi terakhir kami sudah rekomendasikan tapi dengan catatan protokol kesehatan sangat ketat berbeda dengan turnamen pramusim yang waktu itu belum ada varian baru. Kalau sekarang ada varian delta, kita harus hati-hati dan tempatnya pun harus fleksibel tidak bisa ditentukan,” kata Menpora.

Sebagai operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) merespons positif pengumuman dari Mabes Polri tersebut. “Kami bersyukur dengan turunnya izin keramaian dari Mabes Polri. Kami mengucapkan beribu terima kasih kepada Bapak Kapolri berserta jajaran. Kami juga haturkan terima kasih kepada Bapak Menpora atas kepedulian dan perhatiannya selama ini,” jelas Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, kemarin.

“Dengan adanya izin tersebut, kami akan berusaha maksimal untuk menjaga kepercayaan dari pemerintah agar kompetisi bisa bergulir dengan lancar, aman, serta tetap menjaga protokol kesehatan (protkes) secara ketat dan disiplin,” demikian Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. (tribun network/igm/jid/wly/ligaindonesiabaru.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved