Berita Aceh Barat Daya
Berdinding Papan, Bangunan MIS Babahrot Abdya Memprihatinkan, Ada yang Telah Berlobang
Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sangat memprihatikan
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sangat memprihatikan.
Pasalnya, sejak sekolah itu berdiri tahun 2011 silam, para siswa masih belajar di ruangan yang masih berdinding papan bahkan ada yang telah berlobang akibat termakan usia.
Kepala MIS Babahrot, Zakinal SPd, mengaku sudah beberapa kali mengusulkan pembangunan gedung baru untuk madrasah ini ke Kemenang, namun belum ada jawaban dari pihak yang dituju.
Bukan hanya pada masa dirinya menjabat sebagai pimpinan di madrasah tersebut, akan tetapi sejak beberapa kepala madrasah lainnya juga telah mengusulkan hal serupa.
Baca juga: Nelayan Abdya Panen Udang Sabu, Segini Harga Udang Rebon Kering dan Basah
"Mungkin belum waktunya kita mendapatkan bantuan. Semoga saja usulan dalam tahun ini atau berikutnya nanti bisa mendapat rezki untuk pembangunan gedung baru madrasah ini," harapnya.
Zakinal menyatakan, bahwa rombongan belajar (rombel) di MIS Babahrot sudah mencukupi.
Rata-rata per kelas antara 12-16 siswa dengan total keseluruhan sebanyak 118 siswa.
Sementara, tenaga pengajar sebanyak 15 orang yang terdiri dari 5 PNS dan selebihnya honorer.
Baca juga: Isak Tangis Warnai Pemulasaran Jenazah Ayah Cut Meyriska
"Tahun ini kita menerima siswa baru sebanyak 16 orang. Dimana, pada angkatan ke tiga sebanyak 14 orang telah dinyatakan lulus dari sekolah ini," sebutnya.
Dengan adanya bangunan baru ditanah seluas 3.159 meter persegi itu, lanjut Zakinal, tentu akan menambah semangat dan minat siswa untuk belajar.
Karen ini madrasah satu-satunya yang berada di Desa Pante Rakyat, Kecamatan Babahrot.
Akibat termakan usia, Zakinal mengaku banyak dinding bangunan yang sudah mulai lapuk.
Baca juga: Niat Hati Sembunyikan Uang dari Istri, Usaha Pria Ini Sia-sia Setelah Tempat Rahasianya Ketahuan
Jika tidak segera dibangun permanen bisa saja madrasah yang berada di tanah milik Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Abdya itu, akan bertambah rusak dan terancam roboh.
"Papan dinding bangunan, saya rasa sudah tidak bisa bertahan lama kalau dibiarkan terus-menerus. Bahkan ada dinding yang sudah bolong dan terlepas dari ikatan paku," sebutnya.
Untuk itu, pihaknya berharap sekolah yang telah dirintis oleh Yayasan Kuta Malaka Abdya itu, harus bisa bertahan hingga mendapat bangunan baru.
Baca juga: Tiga Harimau Sumatera Di Meukek Mati Mengenaskan, Induk Bersama Dua Anaknya
"Meski dengan kondisi seperti ini, siswa tidak putus semangat bahkan semakin giat dalam menimba ilmu Agama di madrasah ini" demikian tandasnya.
Sementara itu, Kasubag TU Kankemenag Abdya mengatakan, madrasah tersebut telah diwacanakan pembangunannya sebanyak dua ruang baru melalui aspirasi atau pokir salah satu anggota DPRK Abdya.
"Kalau tidak salah, gedung baru untuk madrasah itu sudah diwacanakan dari pokir anggota DPRK Abdya sebanyak dua ruang. Nanti akan kita pastikan kembali," singkat Kasubbag TU Kankemenag Abdya, Khairul Huda SPd I secara terpisah. (*)
Baca juga: Harga Emas Hari ini di Lhokseumawe, Banyak yang Menjual, Segini Harga Emas Per Mayam dan Per Gram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kondisi-mis-babahrot-abdya_25-agustus-2021.jpg)